MENU
icon label
image label
blacklogo

Kenali Penyebab Tapak Ban Mobil Cepat Habis

APR 10, 2019@15:00 WIB | 257 Views

Ban mobil menjadi faktor penting keselamatan berkendara, selain faktor pengemudi sendiri. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Seperti jika terjadi kebotakan grip di salah satu ban. Mungkin setiap pengguna mobil hanya mengganti satu ban saja, itu boleh saja. Namun manufaktur ban seperti Bridgestone menyarankan untuk mengganti keduanya, agar alur kedua ban menjadi seimbang dan serasi.

Dengan grip atau tapak ban yang masih sama kualitasnya, handling mobil menjadi lebih nyaman. Jika terpaksa mengganti ban mobil hanya satu sisi, disarankan untuk segera menggantinya dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama.

Salah satu penyebab yang menjadikan grip cepat habis, disebabkan beberapa kemungkinan. Pertama gaya berkendara. Kedua, cara merawat ban, kalau tekanan angin ban kurang, dan kita tidak mengindahkan pengisian secara regular. Ikuti petunjuk produsen ban mengenai tekanan yang dianjurkan untuk kecepatan kendaraan secara umum.

Disitu anda akan menemukan bahwa kondisi ban akan jauh lebih baik dan lebih dapat diprediksikan kapan waktunya harus diganti. Pemeriksaan seputaran tekanan ban sebaiknya dilakukan berapa minggu sekali. Batas tekanan ban untuk pengisian angin biasanya harus dicek dikurun waktu 2-3 minggu. Begitu juga dengan pengisian nitrogen batas maksimalnya hanya 1 bulan.

Jika dateline regular pengecekan angin tidak kita lakukan, akibatnya angin berkurang dan itu membuat grip ban lebih boros jika dipaksakan. Tekanan angin yang kurang menyebabkan ban mobil menonjol dibagian ujung, dan berakibat aus tidak merata pada permukaannya. Hal itu menyebabkan grip cepat habis dan menyebabkan konsumsi BBMnya menjadi tidak wajar.

Hal kecil yang tidak boleh dilewatkan adalah mengecek, tekanan ban serep.  Saat menambahkan tekanan angin, sebaiknya harus mengecek tekanan ban serep juga. Hal ini cukup berguna, sekaligus mengantisipasi, kapan ban mobil kita bocor.

“Fungsi utama ban serep adalah menggantikan salah satu bagian ban yang bocor, akibat lubang atau paku. Dan jika ban serep tekanannya kurang, itu berakibat aus lebih cepat,” tutur Frankie Paduli selaku GA Departement Manager Bridgestone.

Sebagai general practice, pengecekan tekanan dilakukan 2-3 minggu sejak pengisian tekanan pertama. Juga mencakup ban serep, apabila kondisi mobil diam, gravitasi angin akan turun ke bawah. Atau akibat cuaca panas, angin akan memuai, dan cuaca dingin tekanan akan mengerut, hal itu menyebakan tekanan ban serep juga berkurang.

Saat Anda ingin melakukan perjalanan jauh, selain faktor mesin yang sehat, Black Pals juga harus mengecek kondisi ban ke service ban. Yang menjadi pertanyaan, apakah ban Anda masih layak atau tidak. “Jika tidak layak menurut teknisi, sebaiknya diganti dengan ban yang sejenis dengan grip yang sama,” tutup Frankie.[Ahs/timBX]

Tags :

#
auto tips,
#
tapak ban,
#
grip,
#
bridgestone