MENU
icon label
image label
blacklogo

Tips: Cara Ini Buat Motor Tetap Prima Di Guyuran Hujan

MAR 18, 2017@14:00 WIB | 48,606 Views

Meski sudah masuk ke bulan Maret, namun sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, masih terus diguyur hujan deras beberapa hari terakhir ini. Namun tahukah Anda? Jika guyuran air hujan ternyata juga dapat membawa dampak buruk bagi kendaraan kesayangan Anda, khususnya mesin sepeda motor.

Selain dapat membuat mesin motor mogok, air hujan juga akan memicu terjadinya korosi. Nah, agar tunggangan Anda tetap terlihat resik dan tetap tangguh di derasnya guyuran air hujan, berikut Tim Blackxperience bocorkan sedikit rahasianya.  

Cegah Kusam Dan Korosi Dengan Air Bersih

Guyuran air hujan dalam jangka waktu lama sedikit banyak akan melunturkan cat yang melapisi kuda besi Anda. Ini karena air hujan yang turun mengandung zat asam yang dapat mengikis lapisan cat. Dampaknya, tunggangan Anda akan terlihat kusam dan tidak sedap dipandang.

Selain tampilan kurang asyik, air hujan akan menimbulkan karat pada beberapa bagian motor, seperti mesin. Untuk itu, segera siram air motor dengan air bersih untuk menghilangkan zat asam air hujan. Jika punya waktu banyak, cuci bersih semua bagian motor hingga bagian paling tersembunyi.

Cek Tegangan Rantai

Langkah penting berikutnya yang harus Anda lakukan adalah mengecek rantai motor. Hampir sebagian besar, rantai motor akan kendor bahkan berkarat setelah terkena guyuran air hujan ataupun melewati kubangan air.

Risiko tersebut semakin terbuka lebar apabila rantai sepeda motor Anda tidak dilengkapi dengan pelindung. Oleh karena, agar laju kendaraan Anda tetap prima, segera setel ulang ketegangan rantai sesuai standar pabrik dan semprot dengan cairan anti-karat

Tambah Tekanan Udara Ban Untuk Cegah Selip

Setiap ban motor telah dirancang sedemikian rupa untuk menghadapi berbagai medan yang akan dilalui. Ban motor biasanya akan bekerja lebih berat pada saat Anda menerobos hujan deras.

Guyuran air hujan terus-menerus ini ternyata dapat mempengaruhi tekanan udara ban, dimana angin atau nitrogen yang terkandung di dalamnya akan cenderung berkurang. Nah, untuk mencegah ban slip atau pecah, langkah terbaik yang harus Anda lakukan adalah segera mengecek tekanan udara ban. Jika memang berkurang, segera tambah dengan angin atau nitrogen.

Air Hujan Bisa Buat Rem Tidak Pakem

Salah satu efek yang timbul akibat dari menerobos hujan adalah timbulnya suara berderit pada saat Anda melakukan pengereman. Suara berderit tersebut bisa muncul dari depan maupun ban belakang.

Suara ini timbul akibat kampas rem yang terbuat dari asbes menjadi basah karena siraman air hujan. Kampas rem akan mengeras apabila Anda biarkan saja atau tidak segera mengeringkannya. Akibanya, daya cengkeram kampas rem terhadap piringan cakram akan berkurang. Kurangnya daya cengkeram ini akan membuat pengereman tidak akan optimal.

Keringkan Busi Dan Karet Penutup

Seperti telah disebutkan di atas, air hujan dapat membuat motor kesayangan Anda mogok. Matinya mesin ini bisa terjadi akibat terganggunya pengapian dari busi yang basah akibat terkena air hujan.

Untuk mencegah hal tersebut, upaya pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan mencabut busi dari rumahnya. Lap busi dan karet penutupnya dengan menggunakan kain bersih hingga kering. Jangan lupa untuk meniupnya, agar endapan air yang terkumpul dapat keluar, sehingga pengapian pun akan kembali normal. [Teg/TimBX]

Tags :

#
tips,
#
blacktips,
#
tips motor