FEB 16, 2017@13:09 WIB | 27,205 Views
Anda mungkin seorang penggemar Mercedes-Benz yang sangat mengidam-ngidamkan kehadiran GLK-Class yang populer di negara asalnya. Namun sayangnya GLK-Class sampai akhir hayatnya tidak pernah diproduksi untuk setir kanan, karena adanya kesulitan untuk mengemas driveshaft untuk poros roda depan.
Karena hal tersebut, Mercedes harus rela sempat kehilangan momen di segmen yang sedang berkembang ini. Untuk meraih momentum yang hilang tersebut, Mercedes-Benz memperkenalkan all-new Mercedes-Benz GLC yang sekaligus berperan sebagai penerus dari GLK. Kehadiran GLC mengisi celah kekosongan SUV kompak miliknya.
Menariknya, GLC menggunakan basis platform yang sama dengan C-Class, hanya saja jarak sumbu lebih panjang 33mm. Jarak pijaknya juga mengalami penyesuaian, jarak pijak bagian depan lebih lebar 31mm, sedangkan jarak pijak belakang lebih lebar 47mm.
Meskipun dimensinya sedikit lebih besar dibandingkan pendahulunya, GLC memiliki bobot lebih ringan hingga 80 kg dibandingkan dengan pendahulunya. Tim insinyur Mercedes menggunakan baja berkekuatan tinggi untuk struktur bodi, sedangkan bahan alumunium digunakan pada bagian depan, atap, dan bonnet.
Desain eksterior GLC menunjukkan bahasa desain yang tegas dan kuat layaknya SUV sejati. Lambang bintang Mercedes berukuran besar pada grille memposisikan dirinya sebagai sebuah SUV premium. Dari samping, wheel arches memberikan kesan bodi berukuran lebar. Posisi ini diperkuat dengan penggunaan foot step dengan trim alumunium. Buritan memberikan kesan dinamis, penyematan emblem 4MATIC menandakan mobil ini sudah mengadopsi sistem penggerak all-wheel drive dari Mercedes-Benz.
Interior memancarkan aura kemewahan khas Mercedes-Benz. Mudah sekali untuk mendapatkan posisi berkendara yang nyaman berkat pengaturan jok elektrik. Lingkar kemudi disemati oleh berbagai tombol yang dapat mempermudah Anda untuk mengatur sistem hiburan maupun MID, dan yang terpenting adalah kehadiran paddle shift yang berada di balik lingkar kemudi.
Nuansa kabin didominasi oleh warna gelap yang memperkuat aura elegant. Penggunaan warna silver pada beberapa panel memperkuat kesan mewah yang dipancarkan. Nuansa kabin yang disajikan oleh GLC dapat membuat saya terlupa sedang mengendarai sebuah SUV, karena interior dikemas dengan apik dengan cara menyenangkan.
All-new Mercedes-Benz GLC 250 mengadopsi mesin 4-silinder berkapasitas 1.991 cc yang menghasilkan tenaga maksimum 211 hp pada 5.500 rpm, dengan torsi puncak 350 Nm pada 1.200 – 4.000 rpm. Tenaga dari mesin disalurkan ke semua roda melalui transmisi otomatis 9G-TRONIC
Mercedes mengklaim akselerasi 0-100 km/h dapat diraih dalam waktu 7,3 detik, dengan kecepatan puncak 222 km/h. Angka tersebut tidaklah mustahil untuk dicapai, karena saat saya mencoba berakselerasi pada mode Sport+, GLC 250 seakan-akan menjadi hewan buas yang siap menerkam dengan hentakan akselerasi yang mencengangkan.
Performa mesin tersebut didukung juga oleh pengendalian yang memadai, bobot lingkar kemudi memberikan respon yang diinginkan saat bermanuver.
Sistem 4MATIC memastikan keempat roda mendapatkan traksi yang melimpah, sistem pintar tersebut dapat membagi tenaga pada roda sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, GLC 250 minim akan gejala understeer, maupun oversteer.
Saat digunakan untuk sehari-hari, Anda bisa menggunakan mode Comfort, maupun Eco. Pada mode Eco, mesin akan mati secara otomatis saat Anda berhenti, namun Anda akan tetap merasa nyaman karena sistem hiburan maupun sistem pendingin. Jika Anda kurang nyaman dengan fitur ini, tenang saja karena fitur ini dapat dimatikan melalui sentuhan tombol saja.
Setelah menguji GLC 250, mobil ini mampu dapat Anda gunakan kemana saja. Kestabilan pada kecepatan tinggi dipadukan dengan kenyamanan menjadikannya menyenangkan untuk bepergian jarak jauh. Sistem penggerak 4MATIC bisa Anda gunakan jika ingin melahap medan off-road sekalipun. Jika Anda mencari SUV Luxury asal Jerman, maka GLC 250 ini dapat menjadi pilihan Anda.[aag/timBX]
Mercedes-Benz GLC 250 Exclusive Line
Engine and output
No. of cylinder/arrangement 4 in-line
Total displacement (cc) 1991
Rated output 211 hp @5.500 rpm
Rated torque 350Nm @1.200–4.000 rpm
Compression ratio 9.8: 1
Acceleration 0-100 km/h (s) 7,3
Top speed approx. (km/h) 222
Drag coefficient (cd) 0.32
Emission class – (Euro 6)
Power transmission
Drive system Permanent all-wheel drive
Transmissions 9G-TRONIC
Suspension and steering
Front axle Multi-link
Rear axle Multi-link
Front tyres/wheels 235/65 R 17
Rear tyres/wheels 235/65 R 17
Front brakes Discs, vented
Rear brakes Discs, vented
Price Rp959.000.000 (off the road)