MENU
icon label
image label
blacklogo

New BMW X4 - Stunning SUV

AUG 15, 2019@12:00 WIB | 1,105 Views

Mobil mewah adalah salah satu cara terbaik untuk memamerkan kekayaan dan keberuntungan. Tetapi dengan semakin meningkatnya jumlah mobil mewah di jalanan, sedan atau SUV mungkin sudah jadi cara yang biasa untuk menunjukkan pencapaian pribadi. Anda membutuhkan sesuatu yang lebih. Convertibel atau coupe terdengar hebat tetapi bagaimana jika Anda menginginkan kepraktisan sebuah SUV dengan tambahan gaya? Ucapkan hai kepada BMW X4.

BMW X4 terlihat seperti X3 dari depan dengan hidung tinggi, lampu depan ramping dan gril ginjal yang menonjol. Paket ‘M-Sport’ (unit yang kami uji) membuat bumper terlihat lebih tajam dengan banyak potongan dan lipatan. Profil samping juga memikat. Tarikan garis jendela tinggi memberikan kehadiran sosok SUV yang berbeda. Garis-garis mengalir mulus dan fender roda melebar pada varian M-Sport kami terlihat hebat juga.

Velg terlihat agresif dan ventilasi udara di dekat fender roda depan menambah tingkat sportifitas mobil. Menariknya adalah begitu rapi alirah bentuk atap yang langsung menyatu dengan bagasi. Dia jauh lebih baik dieksekusi ketimbang BMW X6 generasi lama dan kami berani mengatakan bahwa dia sebenarnya terlihat cukup menyenangkan. Desain X4 terbaru adalah penyempurnaan styling SUV-coupe BMW masa yang dulu terlihat canggung dan aneh.

Bagian belakang juga terlihat berdesain bersih dan tidak kompleks. Lampu stop LED terlihat mencolok dan fakta kalau dudukan plat nopol ada di bumper dan bukan di bagasi lebih jauh menyoroti ketajaman lampu belakangnya. Logo BMW besar yang merangkap sebagai pembuka bagasi dan emblem X4 besar langsung memberi tahu Anda, mobil apa yang Anda ikuti.

Desain bumper di bagian belakang sama sportinya seperti di bagian depan dengan versi M-Sport ini, belum lagi ditambah knalpot ganda yang terlihat keren. Secara keseluruhan, BMW tampaknya telah melakukan upaya yang baik untuk membuat desain X4 sesuai dengan selera audiens yang lebih luas.

Kalau masuk ke interior BMW X4 sudah tak asing lagi buat kami, karena ini pada dasarnya copy-paste dari interior X3. Ini bukan hal yang buruk sama sekali karena pada kesan pertama dari kabin X4 adalah semuanya sudah ada pernik=pernik yang dibutuhkan pembeli mobil sekelas ini. Fungsi-fungsi dasbornya pun cerdas dan mudah digunakan.

Posisi mengemudi juga ergonomis karena joknya sangat nyaman dan menawarkan tingkat keleluasaan yang lapang. Harus kami bilang bahwa Anda duduk sedikit lebih rendah di X4 ketimbang saat kami duduk di X3 dan itu membuat posisi mengemudi X4 terasa sedikit lebih sporty.

Kokpit BMW yang khas memiliki sistem infotainment layar sentuh 10,2 inci yang dapat dioperasikan untuk navigasi, Apple CarPlay dan Android Auto. Anda juga mendapatkan sound system Harman Kardon premium untuk memenuhi kebutuhan hiburan Anda ditengah kemacetan Ibukota.

Sistem infotainment iDrive masih merupakan yang terbaik di kelasnya dan tampilan yang tajam serta kemudahan pengoperasian menjadikannya sebuah keasyikan tersendiri saat digunakan. Ada juga instrumen cluster yang seluruhnya digital virtual yang menunjukkan Anda sejumlah informasi dengan resolusi yang luar biasa. Kemudinya sangat bagus untuk dipegang dan kontrol di atasnya terasa mudah dijinakkan.

Cuma kursi belakang sedikit membingungkan. Menawarkan ruang kaki yang luas tetapi ruang kepala cukup terbatas. Garis atap yang miring membatasi gerak kepala dan penumpang yang punya postur tubuh tinggi akan menemukan masalah. Lekukan dek di tengah yang tinggi juga merupakan poin minus yang berarti penumpang tengah tidak akan nyaman duduk saat melakukan perjalanan panjang.

Posisi tempat duduk di belakang selain agak rendah dan jendela membatasi visibilitas ke luar. Tapi kursi belakang cukup nyaman untuk kebutuhan harian Anda dan sunroof panoramic yang besar memastikan kabin tidak pernah suram.

Kualitas X4 secara keseluruhan benar-benar mengesankan dan seperti yang saya harapkan. Tema cokelat yang kami miliki pada mobil test kami juga terlihat keren dan berbeda dari krem dan hitam yang biasa digunakan.

BMW telah memberikan semua yang Anda butuhkan dalam hal gimmick. Ada BMW Gesture Control, 3-Zone Climate Control, Head-Up Display, park assist, jok elektrik untuk kursi pengemudi dan penumpang. Tentu, pengalaman duduk kursi belakang bisa lebih baik tetapi secara umum, tetapi berkat interior X4 tidak akan membuat Anda begitu kecewa.

BMW menawarkan X4 beberapa tipe mesin secara global - tetapi yang kami uji merupakan mesin yang serupa dengan X3 (B48), namun ada perbedaan pada tuning internal mesin serta mapping turbonya sehingga memiliki tenaga yang lebih besar.

Di atas kertas, BMW X4 terbaru memiliki tenaga sebesar 252 HP dan torsi sebesar 350 Nm, lebih dari cukup untuk sebuah mesin 2.000 cc 4 silinder segaris turbo tunggal.

Akselerasi cepat karena turbo lag diminimalisir dengan baik saat putaran bawah, dan saat melewati 2.000 rpm baru ada semburan besar torsi yang menekan Anda kembali ke kursi, mesin turbonya berputar dengan penuh ambisi sampai 5.000 rpm sebelum gigi cepat berpindah oleh gearbox 8-kecepatan. Dentuman bass mesin ini begitu vokal setelah Anda melewati 4000 rpm tetapi berkat insulasi X4 yang bagus, tampaknya ini menjadi paket BMW yang terbaik.

Berbagai drive mode bisa membantu Anda mengubah ritme mesin, gearbox, kemudi, dan suspensi. Dalam mode Sport, ini yang paling agresif dan menarik mobil ini begitu kuat, bahkan catatan 0-100 km/jam hanya butuh 6,3 detik dan kecepatan tertinggi 250 km/jam.

Anda juga dapat memilih untuk menggeser persneling secara manual, dengan mendorong tuas persneling ke mode Manual dan menggunakan fungsi Tiptronic atau tuas paddle-shift yang dipasang di balik kemudi, dan mesin berputar melewati 5.500 rpm dan tidak akan berpindah giginya kecuali sampai Anda melakukannya.

Dengan putaran bawah yang begitu potensial, pengendaraan di dalam kota sangat mumpuni, sementara tarikan dari mesin saat mid-range menjadi keunggulan utama dari mesin ini. Penghematan bahan bakar antara 9 - 10 km/L dengan drive mode Eco Pro makin membantu menambah angka efisiensi.

Suspensi X4 memang diatur pada setting yang lebih kaku tetapi dengan peredam adaptif, mobil ini dapat dikendarai dengan baik dalam mode Comfort, dan akan memperkeras damper dalam mode Sport. SUV-coupe seharga Rp 1.4 miliar ini berjalan dengan baik di sebagian besar jalanan Ibukota tetapi saat menemukan gundukan aspal besar, Anda perlu menurunkan kecepatan untuk melintasinya, dan menjaga ban low profile-nya tetap terkendali. Body roll X4 juga minim di tikungan, dengan banyak cengkeraman yang dirasakan.

Kemudi memang terasa berat tetapi terasa agak artifisial dan tidak membangkitkan perasaan nyetir alami yang sama seperti yang biasa saya alami pada mobil BMW lain. Meski performa rem pada X4 menawarkan tenaga pengereman yang sangat kuat dan mobil tetap terpaku di jalan saat kecepatan tinggi, dengan sedikit suara jalan atau ban yang bisa merayap ke dalamnya.

Sudah seharusnya mobil-mobil BMW seperti X4. Dia memiliki mesin bensin turbo yang kuat, dinamika berkendara, interior berkualitas tinggi dan kepraktisan yang bagus. Ini menambah lebih banyak nilai plus pada paket SUV-coupe yang unik dan agresif. Di pasar domestik, PT BMW Indonesia menempatkan slot X4 di antara X3 dan X5 dalam line-up BMW. Jika Anda sedang hunting untuk sebuah SUV yang paling menonjol dari SUV mewah kebanyakan dan tidak keberatan mengeluarkan sedikit kocek tambahan, X4 bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dimiliki. [bil/timBX]

Tags :

#
bmw,
#
x4,
#
bmw x4,
#
m-sport,
#
sport activity vehicle,
#
sav,
#
sport utility vehicle,
#
suv,
#
coupe-suv,
#
apple carplay,
#
android auto,
#
bmw twinpower turbo,
#
turbo,
#
suv-coupe,
#
auto review,
#
bmw indonesia