MENU
icon label
image label
blacklogo

Kinerja Ferrari Meroket 10 ribu Unit Terjual di 2019, Terdongkrak Model Baru

FEB 05, 2020@18:24 WIB | 158 Views

Kinerja Perusahaan Kuda Jingkrak  tahun 2019 menjadi kinerja keuangan terbaik. Pasalnya tahun 2019, total penjualan supercar Italia Ferrari mencapai angka fantastis 10.131 unit. Sayang sang pendiri Enzo, il Commendatore telah meninggal di usia yang ke-90. Bertepatan dengan timing tersebut, Kuda Jingkrak dari Maranello terjual 4001 unit mobil pada tahun 1988.

Tahun 2019, Ferrari menjadi tahun kesuksesan dibidang komersial. Sebanyak 10.131 unit terjual, atau meningkat 9,8 persen dibanding tahun 2018. Penjualan tersebut meningkatkan laba bersih perusahaan meningkat menjadi 10,1 persen atau sekitar 3,776 juta Euro atau sekitar Rp56 triliun.

Pertumbuhan tersebut diikuti dengan perkembangan bisnis yang booming, namun masa depan Ferrari jauh lebih cerah, karena tahun 2019 menjadi awal decade untuk menghasilkan hal-hal baru bagi perusahaan. Termasuk melaunching Grand Tourer Roma, salah satunya.

Persentasi capital market tahun 2018 mencatat sebuah gebrakan bagi Ferrari, dengan memunculkan First Utility Vehicle (FUV) yang mereka sebut sebagai Purosangue. FUV tersebut menjadi mobil kedua dengan mesin hybrid, setelah sebelumnya dicangkokkan pada Ferrari SF90 Stradale.  Rencananya powertrain hybrid bakal dikembangkan ke beberapa varian lain, dengan mesin terletak di middle atau tepat didepan front axle.

Kabar menarik lainnya, adalah Ferrari bakal menghidupkan kembali mesin V6, seperti rumor yang beredar.  Ferrari bakal menggunakna mesin 6 silinder elektrik untuk menghidupkan kembali varian Dino. Sebuah mobil sport, dengan volume mesin yang middle, bakal lebih murah diproduksi, dibanding harus meneruskan F8 Tributo, efek pendeknya bakal mendatangkan penggemar baru. Dimana ranah tersebut sebelumnya belum pernah terfikirkan oleh customer loyal Ferrari.

Seperti halnya SUV atau FUV Purosangue, menjadi satu dari 15 model terbaru yang dijadwalkan bakal diperkenalkan pada 2025. Sedangkan dalam waktu dekat 2022 Ferrari bakal merencanakan Tipo 175 untuk masuk ke ranah produksi. Powertrain seperti apa yang bakal digunakan dibalik kap mesin, mungkin V6, atau V8 bahkan V12.

Perkembangan terbaru bagi Ferrari adalah mematenkan mesin all electric. Dengan dua kursi sport, menggunakan 4 motor listrik dan berpenggerak all wheel drive. Langkah tersebut lebih baik dibandingkan e-motor yang digunakan oleh Porche Taycan atau Tesla Model S dengan plain powertrain yang hanya menggunakan 3 motor. [Ahs/timBX]

Tags :

#
ferrari,
#
ferrari roma,
#
ferrari purosangue