MENU
icon label
image label
blacklogo

MotoGP: Marc Marquez Nyaris Kehabisan Bahan Bakar di Motegi

OCT 21, 2019@15:00 WIB | 256 Views

Marc Marquez terlihat mendominasi sepanjang balapan di Jepang, namun ia mengatakan bahwa dia nyaris kehabisan bahan bakar.

Motor yang digunakan pembalap Repsol Honda itu langsung melambat dan berhenti setelah mengklaim kemenangan ke-10 musim ini di Motegi karena kehabisan bahan bakar. Bahkan ia membutuhkan bantuan Hafizh Syahrin untuk mendorong motornya ke pit.

Hal tersebut menandai kedua kalinya di musim ini Marquez melakukan balapan sampai tangki bahan bakar motornya kosong. Hal yang sama juga terjadi di Inggris.

Sang juara MotoGP 2019, yang menyamai rekor kemenangan Mick Doohan di kelas utama, mengungkapkan lampu peringatan bahan bakar muncul di tengah putaran terakhir, yang artinya dia harus mengurangi kecepatan agar sampai ke garis finis.

"Saya memperhitungkan kemungkinan dengan kecepatan rendah tetapi kemudian saya melihat celah untuk menaikkan kecepatan, hanya saja itu memengaruhi konsumsi bahan bakar," kata Marquez. “Saat itulah saya sedikit melambat karena jika memaksakannya, saya tidak akan menyelesaikan balapan.

"Jadi saya melambat, mencoba bekerja dan menemukan cara terbaik untuk berkendara dengan lancar dan kemudian saya bisa membuka celah untuk mempertahankan posisi. Tetapi dengan satu setengah putaran lagi, alarm bahan bakar menyala.

“Ketika alarm itu memberi peringatan, itu artinya saya harus menggunakan strategi berbeda dan mencoba mengatur segalanya sampai ke garis finis.”

Terlepas dari kekhawatirannya akan bahan bakar, kemenangan Marquez telah memastikan gelar juara konstruktor dunia MotoGP untuk Honda sekaligus menyelesaikan bagian kedua dari Triple Crown.

Target Honda berikutnya adalah gelar tim MotoGP. Repsol Honda tertinggal 17 poin dari Ducati dan bagi Marquez hal tersebut menjadi tantangan besar untuk tiga putaran terakhir. Mengingat dia secara efektif bertarung sendirian karena Jorge Lorenzo masih belum mampu beradaptasi.

"Ini akan sulit, karena Petrucci dan Dovi sangat konstan. Untuk Jorge, saya berharap yang terbaik untuknya," ungkap Marquez. “Dia sedang berusaha menemukan jalan. Kami berharap yang terbaik untuknya dan ini akan membantu untuk memenangkan kejuaraan tim.”

“Saya menghadapi tekanan di Thailand dan juga di sini. Tapi saya senang dengan hal semacam itu. Tim pantas mendapatkannya karena mereka bekerja sangat keras.”[ade/hsn/timBX]

Tags :

#
motogp,
#
marc marquez,
#
honda