MENU
icon label
image label
blacklogo

Tips Mengambil Foto Yang Memikat di Padang Pasir

APR 10, 2019@14:52 WIB | 0 Views

Apabila Anda merupakan seorang yang suka bepergian ke banyak tempat atau traveller sejati dan suka memotret alam dan lainnya, mungkin bahasan ini bisa sangat berguna. Terutama apabila Anda tengah mengunjungi suatu tempat atau daerah yang banyak memiliki area padang pasirnya. Tips ini mungkin akan cocok bagi tengah atau berencana pergi ke negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Dubai dan lainnya. Gurun Pasir di Tanah Air Indonesia mungkin ada, tetapi sangat jarang karena beriklim tropis. Tips ini kami ambil berdasar postingan fotografer ternama dunia, Anton Gorlin beberapa waktu lalu. Langsung saja ke topik tips mengambil foto yang memikat di Padang Pasir di bawah ini: 

Panduan lanskap gurun versi Anton Gorlin ini juga termasuk diskusi tentang persiapan, peralatan dan lensa serta saran yang lebih artistik tentang menemukan subjek yang bisa menggambarkan kisah bermakna dan menemukan cahaya yang tepat untuk foto/ gambar Anda nantinya.

Seperti halnya lautan, tidak semua gurun pasir sama. Beberapa sangat berpasir dan ada dengan gundukan demi gundukan.  Juga ada yang berbatu dan ada yang bahkan sedingin es. Kesamaan yang mereka miliki adalah bahwa mereka hanya melihat sedikit curah hujan tahunan dan akibatnya kehidupan nampak jarang terlihat oleh mata. Mengingat lingkungan yang keras itulah, ada beberapa masalah keamanan yang sangat penting ketika dalam perjalanan memotret  padang pasir atau gurun ini. Misalnya, suhu di Death Valley, California dapat mencapai suhu melebihi 130 derajat Fahrenheit. Ini tidak hanya memberi tekanan pada peralatan foto Anda, tetapi bisa berakibat fatal jika Anda tidak cukup siap. Kehidupan yang ditemukan di gurun seringkali sangat berbeda dari yang Anda temukan di tempat lain, dan beberapa di antaranya berbahaya, jadi ambil tindakan pencegahan yang diperlukan untuk menghadapinya.

Mengenai peralatan kamera, sebaiknya membawa peniup udara karena pasir  bisa saja masuk ke tempat-tempat kamera dan ransel. Kuas juga dapat bermanfaat untuk dibawa, karena dapat menyapu area sensitif kamera, seperti pemasangan lensa.

Berbicara tentang lensa, gunakan lensa zoom fleksibel untuk fotografi gurun karena subjek dapat bervariasi dari yang membutuhkan lensa sudut lebar hingga membutuhkan panjang fokus telefoto. Diperlukan memotret dengan bingkai penuh dan pemilihan lensa 15-30mm, 50mm dan 70-300mm untuk mendapatkan hasil foto padang pasir yang memikat dan penuh makna.

Pola-pola di pasir, bukit pasir disentuh oleh cahaya emas yang indah, pohon-pohon mati, vegetasi akibat hujan langka, pola cahaya dan bayangan di pasir dan bukit pasir, bentuk geometris abstrak dari gurun termasuk subjek potensial untuk dipotret secara indah, bermakna dan menarik. Dengan memanfaatkan suasana kematian, seperti tulang atau pohon mati atau kehidupan, seperti jejak binatang, bunga liar atau satwa liar gurun, Anda dapat menceritakan banyak kisah menarik yang berbeda dari foto-foto yang diambil di Padang Pasir. Jenis fotografi lain di gurun yang perlu dipertimbangkan adalah astrofotografi. Lagipula, gurun seringkali digambarkan sebagai daerah yang jauh dari peradaban,yang bisa menciptakan arti bahwa langit akan sangat gelap.

Sama seperti fotografi pemandangan laut, di padang pasir juga penuh arti dan makana akan ceeita kehidupan. Jadi, lakukan pendekatan nuansa pada sekitar subyek foto yang ingin dipotret sehingga nuansa dan pendekatan itu untuk bisa menghasilkan sebuah foto padang pasir yang memikat dengan ceritanya tersendiri.

Demikianlah bahasan tips mengambil foto yang memikat di Padang Pasir di sini. Selamat mempraktekkannya.

Tags :

#
tips fotografi,
#
anton gorlin,
#
padang pasir

RELATED ARTICLE