MENU
icon label
image label
blacklogo

Sepeda Trek E-MTB Baru Libas Semua Medan Jalanan

DEC 18, 2020@09:30 WIB | 237 Views

Untuk sesuatu seharga lebih dari $12,000 (sekitar 170 Juta Rupiah), tentu saja ini adalah berita yang menggemparkan jagad penggemar sepeda Trek E-MTB. Jadi, jika pernah mendengar seseorang bercerita tentang hal ini, maka yakinkan mereka bahwa bukan alien yang menjatuhkan monolit di sekitar kota, melainkan e-MTB baru dari Trek, 2021 Rail 9.9 X01 AXS.

Sekarang, coba lihat sepeda ini dengan menghapus segala jenis branding, atau sejarah merek dari produk tersebut. Karena ini adalah sepeda yang bakal menyenangkan hati semua penggemar sepeda MTB.

Jadi, apa yang membuat sepeda gunung menjadi sepeda gunung? Bingkai. Di sinilah kita bisa memulai pertunjukan. Di Rail mereka membuat bingkai dari serat karbon. Namun sebelum menilai bahwa serat karbon tidak cocok untuk jenis sepeda ini, perhatikan bahwa Trek benar-benar meningkatkan permainan untuk hal yang satu ini.

Selama bertahun-tahun tim pembuat Trek telah mengamati jalan setapak yang tak terhitung jumlahnya, gunung, bebatuan, bebatuan, dan pepohonan. Kemudian mereka membuat sebuah penawaran yang dikenal sebagai kerangka Karbon Gunung OCLV. Lalu bagaimana produsen sepeda ini membuat semuanya menjadi sepeda, tak ada yang tahu. Tapi kita tahu bahwa konstruksi semacam ini mengarah pada bingkai yang dapat berdampak pada kerusakan kosmetik. Jadi, untuk banyak melindungi bagian tabung bawah, maka Trek menambahkan pelindung karbon untuk area yang sangat terbuka.

Karena semua penggemar sepeda suka dengan sentuhan lembut, maka suspensi pada bawah glutes terdapat peredam 3-posisi RockShox Super Deluxe Ultimate RT3 Thru Shaft. Plus, RockShox ZEB Ultimate dengan 160mm travel.

Sekarang yang perlu diketahui adalah bahwa ini adalah EV, jadi untuk memberi daya digunakan baterai terbesar Bosch PowerTube, 625. Meski demikian akan sulit untuk menjawab pertanyaan “Seberapa jauh jarak yang akan didapatkan?” karena kondisi berkendara sangat mempengaruhi jangkauan. Untuk pengisian daya 100 persen diperlukan waktu pengisian yang cukup cepat, yakni 3,7 jam.

Trek ingin memberikan kepuasan kepada para penggemarnya dengan menambah Bosch Performance CX terbaru yang menghasilkan torsi 85Nm.

Sebagai informasi, salah satu fitur bagus pada sepeda Rail adalah mode e-MTB yang cerdas. Ini adalah pilihan pemrograman yang akan membuat semua perubahan bantuan pedal berdasarkan jumlah daya yang digunakan saat itu. Tetapi jika tidak menyukai fitur ini maka ada tiga mode bantuan lain yang ditawarkan, jika melebihi 20 mph (32 kpj).

Pada pengaturan juga terdapat mode SRAM dengan kaset kecepatan 12 AXS Eagle; termasuk Derailleur, shifter, dan chain, yang semuanya disetel untuk 12 kecepatan. Hebatnya, ini semua nirkabel! Untuk rem pun menggunakan SRAM dengan rotor CenterLine 6-baut, 180 dan 200 mm.

Sepeda ini hadir dengan berat 49,54 lbs. (22,47 kg) untuk bingkai ukuran M, dan batas beratnya 300 lbs. Ini semua merupakan berat gabungan dari sepeda, pengendara, dan kargo, yang tampaknya lebih dari cukup untuk apa pun yang mungkin perlu dibawa dalam perjalanan.

Meski memiliki segudang keunggulan, namun jika sayang membelanjakan uang $ 12.499 (sekitar 170 Juta Rupiah) untuk sepeda ini, sebaiknya jangan membeli. Namun, jika memiliki dana yang cukup untuk membeli sepeda idaman, Trek menyediakan formulir jaminan seumur hidup. Tentu ini adalah nilai plus. [eli/asl/timBX]

Tags :

#
sepeda trek e-mtb,
#
sepeda listrik,
#
e-bike,
#
inovasi teknologi