MENU
icon label
image label
blacklogo

Yuk, Kenali Indikator di Instrument Cluster Kendaraan Anda dan Problem Solvingnya

JUN 05, 2021@12:15 WIB | 993 Views

Setiap mobil terlahir dengan instrument cluster yang cukup variable, setiap generasi punya kelengkapan fitur setiap generasi. Setiap instrument cluster (meter cluster) punya indikator yang memberikan informasi terkait fitur mobil atau elektrikal dalam keadaan baik atau mengalami malfunction.

Saatberkendara, seyogyamya kita kenali beberapa lampu indikator pada Meter Cluster kendaraan. Karena saat terjadi trouble, seringkali membuat BlackPals, merasa bingung untuk mengenali maksud dan fungsinya. Padahal, jika pemahaman tersebut sudah kita ketahui sebelumnya, bakal menambah kenyamanan dan keselamatan pengguna. Untuk itu, Daihatsu berikan tips untuk lebih mengenali beberapa indikator pada Meter Cluster agar Sahabat dapat memahami kondisi kendaraannya dengan baik, berikut penjelasannya.

1. Temperatur Mesin

Simbol ini, berfungsi memberikan peringatan suhu panas pada mesin kendaraan ketika mengalami overheat. Jika BlackPals mendapati kondisi ini, langkah preventif yang perlu disegerakan, adalah mematikan komponen elektronik yang bisa membebani mesin seperti AC maupun Audio. Selanjutnya, pinggirkan kendaraan hingga idle beberapa saat dan matikan mesin agar suhu yang terlalu panas dapat turun.

2. Check Engine

Memiliki bentuk gambar seperti mesin, apabila indikator tersebut menyala, mengindikasikan adanya suatu masalah yang terjadi pada bagian mesin atau controlnya. Meski demikian, hal itu tidak selalu menunjukkan kerusakan serius bagi pengguna. Contoh kecil, diakibatkan adanya soket yang kendor, juga dapat menunjukkan adanya komponen/sensor pada mesin yang membutuhkan penggantian.

3. Tekanan Oli Mesin

Berbentuk seperti teko dengan fluida menetes, jika menyala menandakan sistem pelumasan mesin mobil Anda bermasalah. Dapat diakibatkan dari volume oli menurun atau dari sistem pelumasan yang bermasalah. Lakukan pengecekan volume oli dan tambahkan jika kurang dan cek adanya kebocoran, agar mesin mampu bekerja secara maksimal, meski dengan kondisi lalu lintas dan obstacle yang tida biasa.

4. Pengisian Aki

Aki (accu/baterai) memiliki peran penting untuk menyuplai kebutuhan kelistrikan pada kendaraan. Ketika menyala, menunjukkan adanya masalah pada sistem pengisian arus listrik (altenator tidak mengisi). Yang berdampak aki akan kosong sehingga kendaraan tidak dapat distarter, lampu dan semua sistem kelistrikan tidak dapat dioperasikan. Jika terjadi maka beberapa langkah bisa ditempuh seperti jumper aki dan lainnya.

5. Indikator Rem Parkir

Rem parkir dengan bentuk lingkaran dan P pada bagian tengahnya, menunjukkan dalam kondisi sedang dioperasikan (aktif). Maka jika kendaraan harus melaju, jangan lupa untuk mengidle hand brake pada mobil Anda.

6. Minyak Rem

Berbentuk lingkaran dengan tanda seru pada bagian tengahnya. Ketika menyala menunjukkan volume minyak rem kurang, dikarenakan ausnya kampas rem akibat penggunaan atau adanya kebocoran. Tambahkan minyak rem dengan jenis yang sama.

7. ABS (Anti-Lock Braking System)

Simbol indikator lingkaran dan tulisan ABS pada bagian tengahnya, menunjukkan adanya masalah pada sistem tersebut. Ketika sistem ABS bermasalah fungsi rem tetap berfungsi dengan tipe konvensional, sehingga tidak perlu di khawatirkan rem tidak beroperasi.

8. AT (Automatic Transmission)

Simbol indikator ini hanya dimiliki oleh kendaraan bertransmisi otomatis, apabila menyala dapat menunjukkan adanya masalah pada sistem transmisinya. Hubungi bengkel rekanan Anda, untuk mendapatkan edukasi, atau langkah preventif sebelum masuk ke bengkel, agar tidak terjadi kerusakan lebih berat anda harus mengenalli Tanda-Tanda Transmisi Matik Bermasalah. 

9. VSC (Vehicle Stability Control)

Dengan gambar kendaraan dan alur jalan slip, jika menyala menandakan VSC sedang di non aktifkan pengemudi atau sedang ada malfungsi pada sistem tersebut. Indikator ini bekerja berdasar kemampuan mobil merekam jalannya kendaraan saat oversteer atau understeer. Ketika ECU mendeteksi mobil akan terjadi understeer atau oversteer, maka secara otomatis ECU akan mengurangi laju mobil meski pedal gas masih diinjak oleh pengemudi. Sehingga mobil akan lebih bisa dikontrol dan tetap berada di jalurnya.

10. TRC (Traction Control)

Saat indikator TRC/off ini menyala, menandakan TRC sedang di non aktifkan pengemudi atau sedang ada malfungsi pada sistem tersebut. Maka segera berhati-hati, karena ECU dan radar tidak bekerja secara sempurna mengatur traksi ban di jalanan. Kemudi harus Anda ambil alih secara penuh, terutama saat bermanufer di tikungan atau tanjakan curam dalam kondisi hujan.

11. EPS (Electric Power Steering)

EPS hanya dimiliki pada kendaraan yang menggunakan Electric Power Steering. Jika menyala menandakan adanya malfungsi pada sistem, yang ditandai dengan steering terasa berat. Segera lakukan service secara berkala ke bengkel rekanan BlackPals.

12. Air Bag

Berupa gambar penumpang dan kantong udara didepannya. Jika indikator ini menyala menadakan adanya malfungsi pada sistem air bag. Berhati-hatilah dalam mengemudi dan bermanuver di jalan raya, terutama saat kondisi jalanan kosong dan hujan deras.

13. Bahan Bakar

Simbol lampu indikator ini pasti sudah familiar lagi bagi Anda dengan gambar pompa bensin yang biasanya disertai dengan informasi volume bahan bakar dengan jarum ataupun bar, disertai dengan huruf E (Empty) & F (Full). Dan terdapat anak panah yang menunjuk kanan/kiri lubang pengisian bahan bakar.

14. Immobilizer

Gambar bulatan merah akan menyala mengedip ketika kunci dilepas atau ketika ada masalah pada sistem immobilizernya. 

15. Key Free

Indikator diatas, hanya dimiliki kendaraan yang menggunakan Key Free, gambar kunci dengan sinyal warna kuning menyala mengedip ketika key free berada diluar kendaraan sedangkan mesin masih hidup atau ketika ada masalah pada sistemnya.

16. Seat Belt

Simbol ini akan menyala ketika seat belt di bagian driver tidak digunakan, buzzer akan berbunyi ketika kecepatan melebihi 20km/jam dan akan berhenti berbunyi ketikan seat belt sudah digunakan.

Semua indikator pada Meter Cluster akan menyala ketika IG On yang menandakan semua beroperasi dengan baik dan akan mati saat mesin hidup.

“Kami berharap, melalui sharing tips ini dapat membantu pemahaman Sahabat agar bisa mendeteksi sebuah kondisi yang abnormal pada kendaraan kesayangan miliknya. Sahabat juga dapat melakukan pengecekan dan memastikan kendaraannya agar selalu dalam kondisi optimal dengan melakukan service rutin di bengkel resmi Daihatsu terdekat”, ujar Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM).[Ahs/timBX]

Tags :

#
auto tips,
#
instrument cluster,
#
meter cluster,
#
daihatsu instrument cluster,
#
indikator cluster menyala