MENU
icon label
image label
blacklogo

Kenali Transmisi Otomatis Pada Mobil

DEC 02, 2020@09:00 WIB | 439 Views

Real man use three pedal? Tidak juga. Tapi real man always pay attention to the car transmission. Mobil bertransmisi terutama, butuh perawatan berkala agar kondisi tetap prima. Pada umumnya, perawatan pada mobil bertransmisi otomatis tidak terlalu berbeda dengan mobil manual. Pembedanya hanyalah pada sistem transmisinya saja yang tentu membutuhkan penanganan berbeda.

Selalu ganti oli transmisi Mengingat kegunaan oli transmisi ini sangatlah vital, untuk melumasi bagian mekanis di dalam sistem transmisi. Pada perawatan berkala mobil bertransmisi matik, akan dilakukan pengecekan oli transmisi setiap 20.000 km. Jika ditemukan kekurangan pada oli transmisi ini sebaiknya segera ditambah untuk menghindari terjadinya kerusakan pada sistem transmisi. Apalagi, jika mobil digunakan dalam kondisi rutin dan di medan berat, harus lebih cepat mengganti oli transmisinya, seperti Mobil sering digunakan di daerah berdebu atau di area yang terkena udara laut atau air garam.  Berkendara di jalanan kasar atau rusak, jalan yang terendam (banjir) atau perbukitan. Berkendara di daerah dingin, mesin idling dalam waktu lama atau sering perjalanan jarak pendek terutama pada cuaca dingin. Sering melakukan pengereman mendadak, digunakan untuk menderek trailer hingga digunakan sebagai taksi atau sebagai kendaraan sewaan. Lebih dari 50% dioperasikan di jalanan kota yang macet pada suhu panas sekitar 32 derajat atau lebih.

Agar transmisi matik pada mobil tetap awet dan tahan lama sebaiknya perhatikan juga cara penggunaannya. Misalnya ketika berhenti di lampu merah atau macet yang cukup lama, ada baiknya posisikan tuas transmisi pada posisi netral (N). Sebaliknya, jika posisi tuas transmisi di posisi Drive (D) hal ini memicu kanvas kopling mobil terus bergesekan.

Hindari memindahkan tuas transmisi ke posisi Parking (P) ketika lampu merah atau berhenti sesaat, karena itu menimbulkan banyak gesekan ketika tuas transmisi dipindahkan lagi menuju posisi D. Posisi P sebaiknya hanya digunakan saat parkir saja.

Kenali Tanda-Tanda Transmisi Matik Bermasalah

Ketika merawat mobil bertransmisi otomatis maka Anda juga harus mengenali tanda-tanda jika transmisi matik ini bermasalah. Pertama adalah ketika melakukan perpindahan tuas dari posisi P ke N, atau D, dan R apakah terasa kasar dan ada bunyi keras yang mengganggu. Kalau ada tanda-tanda seperti itu berarti sudah saatnya Anda melakukan pemeriksaan ke bengkel resmi.

Tanda lainnya ketika transmisi matik bermasalah bisa dilihat saat memasukkan gigi pada posisi transmisi D atau R kemudian lepas rem. Jika dalam kondisi normal, maka mobil akan langsung bergerak. Jika tidak langsung bergerak itu berarti ada sesuatu pada sistem transmisi matik mobil Anda.[prm/timBX]

Tags :

#
autotips,
#
transmisi otomatis,
#
mobil matik