MENU
icon label
image label
blacklogo

The Bangors Kustomwork Ahli Customized Lintas Genre

AUG 20, 2021@10:00 WIB | 3,621 Views

Dunia custom motorcycle mempunyai ceruk yang luas menghasilkan motor modifikasi dengan berbagai aliran. Dibawah komando Sutarja (Bro Jaja) mampu memodifikasi sesuai dengan pakem dan keinginan customer. Aliran scrambler paling menjadi andalan bro Jaja, dikombinasikan kualitas painting body dan engine, part body yang dibuat secara handmade menambah nilai artistik. 

Lamanya pengerjaan bergantung pada tingkat kesulitan, ketika konsep berubah total, maka pengerjaan dari pembuatan sasis ulang hingga finishing. "Pengerjaan setiap model, bisa memakan 6 bulan, melihat pembuatan ulang dari refitting sasis, body, pilihan kaki-kaki hingga finishing cat," ungkap bro Jaja. Bermula dari fitment dan tujuan kegunaan, Jaja harus mengorek semua informasi kebutuhan customer untuk motor yang bakal dibangun.

Bro Jaja memberikan garansi setiap motor yang pernah dikerjakan di workshop The Bangors Kustomwork. Sebuah Suzuki GS500 yang pernah dimodifikasi, oleh si owner dipakai turing ke Bromo. "Kami menerima keluhan customer untuk membuat handling motor semakin sempurna, sesuai fitting rider. Angle rake misalnya, ketika buat riding jarak jauh terlalu pegal, kami bisa menggaransi setelah muncul keluhan dari customer," jelas Bro Jaja.

Suzuki GS500 memiliki basic frame delta box, kemudian bertransformasi dengan gaya retro scrambler. Jaja cukup detail ranah customized yang digarap. Mulai dari main frame, angle rake, custom tangki, spakbor depan belakang hingga jok. Sementara mesin dua silinder ini dibuatkan header hingga ekshaust yang asimetris. Lekukan header terbilang rumit hingga pipa yang sejajar dengan mesin, serta jalur pembuangan. 


Jam terbang yang sudah lama, terlihat dari berbagai varian dan merek motor, mulai dari Honda super cub, Yamaha, Triumph hingga Harley Davidson. Soal harga modifikasi, Jaja mematok harga yang cukup variatif, mulai dari Rp15 juta hingga Rp50 juta. Semuanya bergantung tingkat kesulitan pengerjaan, mulai sekedar membuat modif ringan hingga menciptakan genre baru yang semuanya dilakukan secara handmade.

"Tidak ada unsur memaksakan ide, kami tetap mengkompromikan dengan customer, terkait gaya, bahan dan pilihan cat atau grafis," tambah bro Jaja.

Bangors sebetulnya merupakan identifikasi gaya motor yang sedikit nakal. Konsep-konsep Bro Jaja teraktualisasikan dengan baik, dengan karakter pengerjaan yang benar-benar tidak seperti modifikasi pada umumnya. The Bangors punya taste dalam aktulisasi customized motor, dari single seater menjadi dual seater.

Sebuah Triumph milik artis televisi milik Arya Saloka juga tidak luput dari garapan bro Jaja. Gaya nyentrik nan lebih culture menjadi konsep baru. Bro Jaja membiarkan tangki dan sparkbor tanpa cat, namun dengan tambahan quote yang menarik. "Aku Bangors Karenamu" salah satu quote yang menarik.

Motor yang sudah dicustomized perlu perawatan ringan, seperti ganti oli, sementara bagian chromed harus di siram dan dilap setelah terkena hujan. Workshop The Bangors beralamat di jalan H. Saleh 2, Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Depok, Jawa Barat 16513. [Ahs/timBX]

Tags :

#
the builders,
#
the bangors kustomwork,
#
modifikasi roda dua