MENU
icon label
image label
blacklogo

Modifikasi Harley Davidson Blue Edition X Carl Bucherer, Estetika, Craftmanship dan Luxury

MAR 27, 2020@11:21 WIB | 214 Views

Pernahkah Anda mengoleksi foto motor dengan harga termahal di dunia? Kalau belum ini mungkin salah satu motor modifikasi yang benar-benar mahal, harganya mencapai Rp30,14 miliar BlackPals. Meski market ini hanya kurang 1 persen dari market seluruh dunia, kami mencoba mengulasnya dari sisi karya seni, teknik dan edisi khususnya bersama brand ekslusif Bucherer.

Harley Davidson Blue Edition ini boleh dibilang sebuah karya seni, dengan kepadatan desain, keindahan warna serta kemewahan yang tidak semestinya. Akan tetapi ini bukan sebuah modifikasi yang baru, melainkan telah dibangun 2 tahun silam, untuk diperkenalkan ke dunia tentang seni dan kemewahan.

Tahun 2018 Blue Edition ini diluncurkan di Zurich, Jerman. Sebagai kemitraan dengan brand jam tangan Swiss Carl Bucherer bersama builder Jerman Bundnerbike dengan obyek Harley Davidson. Sementara jam tangan ini adalah Softail Slim S rakita 2017 yang telah dipisahkan dan menjadi karya lain dimensi.

Modifikasi Harley Davidson tetap dibiarkan fungsional, meski harus mengenakan lapisan emas dan permata. Dan di balik kemewahan warna biru annodized, sisi exstrem terlihat dari gaya knalpot dua muara yang dibiarkan tanpa finishing yang sesuai. Tentu itu dibikin untuk menunjukkan sisi muscle dari brand tersebut.

HD Blue Edition hadir sebagai paket ulang tahun Bucherer ke-130 dan peluncuran produk Blue Line. Media big bike digunakan pertama kalinya untuk memadukan rancangan Bucherer diatas kanvas yang belum pernah dilakukan sebelumnya. 

Gaya softtail yang slim dimodifikasi sebagai spakbor belakang, menutup sebagian ban belakang yang gambot untuk mendukung gaya bobber. Begitu juga dengan jok yang minimalis dibuat mengikuti lekukan frame, dan ground clearance yang rendah. Butuh waktu 6-12 bulan untuk membangun motor ini. Sementara pekerjaan yang sifatnya handmade telah merenggut waktu hingga 2500 jam. 

Tangki dimaksimalkan untuk display 630 berlian, dan sebuah jam tangan Bucherer. Sementara lapisan emas merata di bagian part, mulai dari spion, skrup, baut, kaliper depan, handle koling, rigid springer serta batok lampu. Sementara lapisan perak menutup bagian atas lapisan cat, untuk membuat efek biro chromatik atau sekilas seperti annodized.

Lapisan emas 24 karat menghiasi bagian katup throttle, sandaran kaki dan tutup reservoir. Kulit hitam jok adalah bahan kulit sapi dari Switzerland, begitu juga dengan velg yang dibuat khusus. 

Sektor dapur pacur menggunakan mesin 1,8 liter, V Twin, berpendingin udara, dengan torsi ngejambak 148 Nm, jadi bukan hanya gaya retro dengan kemewahan warna birunya saja. Bagian dapur pacu dirancang cukup eksotis pada fungsional perfomanya.

Satu cincin tersebut diisi dengan berlian 5,4 karat dengan 630 butir berlian. Sementara jam tangan model Patravi TravelTec II dirancang khusus berdasarkan culture berkendara. Eh salah, ternyata arloji ditempatkan di bagian suspensi bukan pada tangki, karena maksud builder adalah memberikan keamanan dari getaran mesin, yang dapat merusaknya. Dan arloji mewah tersebut tetap bisa digunakan di tangan biker.

"Dudukan arloji berfungsi sebagai winder, ketika arloji digunakan saat motor digunakan, dan menjadi perhiasan ketika masuk garasi," tutur Samir Merdanovic, Kepala Manufacture Movemenet pada Carl F. Bucherer. 

Sementara cincin Diamond Dizzler bagian dari koleksi permata Bucherer dipasang menyesuaikan dengan setang, dan cukup aman dibiarkan disana, karena melepasnya butuh kode khusus dari sang builder Bundnerbike.

Finally, sebenarnya kolaborasi ini tidak berujung pada market. Artinya tidak ada kesempatan bagi seorangpun untuk membelinya. Karena itu bagian dari kolaborasi untuk menunjukkan pada publik dunia dan efek kemewahan yang ditimbulkan, antara motor unik dan jam tangan yang mahal. So lebih pantas dipakai sebagai koleksi seni, karena sisi estetika dan craftmanship adalah poin utama. Dan lupakan saja gaya motor dengan flashy Hog ini karena karya seni, kadang menyingkirkan homologasi.[Ahs/timBX]

Tags :

#
harley davidson blue edition,
#
modifikasi motor,
#
carl bucherer,
#
bundnerbike