MENU
icon label
image label
blacklogo

Menggali Sejarah SUV Kenamaan Toyota [Part 2]

FEB 18, 2021@11:00 WIB | 216 Views

Land Cruiser 100

Dirilis pada Januari 1998, Seri 100 meningkatkan kinerja dasar penggerak 4 roda (4WD) dan meningkatkan citra prestisius TLC sebagai kendaraan 4WD mewah. Bodi wagon 5 pintu mempertahankan ladder frame yang kokoh, sedangkan dimensi bodi diperluas untuk meningkatkan ukuran kabin.

Mesin berkode 2UZ-FE 4.663 cc V8 bertenaga 235 PS yang digabungkan dengan transmisi otomatis 4-percepatan ECT-i. Transmisi ini diganti dengan 5-speed otomatis pada Agustus 2002. Sistem penggerak menggunakan konfigurasi 4WD full-time dengan sub transmission. Selanjutnya datang unit turbo diesel 4.200 cc 6-silinder bertenaga 205 PS pada 3.400 rpm dengan kode mesin 1HD-FTE.

Sistem suspensi depan telah mengaplikasikan model independen yang lebih fleksibel melibas berbagai kondisi jalan. Model VX Limited sebagai flagship menawarkan perangkat baru yang menggabungkan Active Height Control (AHC) dengan Skyhook TEMS. Kemudi rack dan pinion baru diadopsi, serta rem depan dan belakang menggunakan cakram berventilasi dengan booster hidrolik. Pada bulan Desember 1998, model Cygnus dirilis.

Baca Juga: Menggali Sejarah SUV Kenamaan Toyota [Part 1]

Land Cruiser 200

Land Cruiser 200 diluncurkan pada September 2007 dengan panjang dan lebar bodi masing-masing bertambah 60 mm dan 30 mm, tepat di momen penjualan TLC menembus 5,5 juta unit secara global. Mengadopsi struktur rangka terpisah yang didesain ulang, Land Cruiser 200 menampilkan peningkatan kekakuan, daya tahan, keamanan tabrakan, dan kenyamanan interior.

TLC 200 dibekali dengan mesin bensin 2UZ-FE 4.700 V8 yang mendayagunakan teknologi VVT-i sehingga tenaganya naik menjadi 288 PS pada 5.600 rpm. Lebih lanjut, TLC 200 juga menjadi SUV pertama di dunia yang dilengkapi dengan fitur Crawl Control untuk mempertahankan kecepatan yang sangat rendah saat berkendara di permukaan seperti batu atau pasir atau di bukit yang curam secara otomatis.

Transfer case baru yang diberi nama Torsen LSD merupakan standar pada semua model, dimana sistemnya dapat mengubah distribusi tenaga penggerak agar sesuai dengan kondisi jalan guna menghadirkan kinerja berkendara yang mulus dan stabil secara instan. Seri 200 ini dipasarkan di lebih dari 100 negara.

Turunan Model Land Cruiser Prado

Land Cruiser 70 Wagon

Sama dengan Seri 60, Toyota melihat bahwa Seri 70 mulai diminati kaum perkotaan untuk kebutuhan bersantai sehingga menjadikan Toyota fokus meningkatkan kenyamanan dan gaya, selain mobilitas. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Toyota menambahkan Land Cruiser 70 Wagon ke dalam jajaran produknya di tahun 1985.

Ia mengambil basis dari Seri 70 sasis pendek dan memanfaatkan mesin diesel 2.400 cc turbo (2LT) yang memberikan performa berkendara yang mengasyikkan. Mesin lebih kecil juga membuatnya lebih bersahabat dikendarai di jalan perkotaan. Seri 70 Wagon telah dilengkapi dengan suspensi coil-spring yang menghasilkan kenyamanan prima dan menambah kemampuan dikemudikan di jalan yang buruk.

Land Cruiser Prado 70

TLC 70 Wagon merupakan cikal bakal dari model Prado. Toyota memasukkannya ke dalam segmen Light Duty karena desain bodinya lebih kompak supaya lebih memadai untuk dipakai oleh keluarga perkotaan dengan mobilitas tinggi namun tidak kehilangan DNA off-roader. Sehingga, fitur 4x4 Prado tetap bisa diandalkan di berbagai kondisi jalan. Di tahun 1990, versi 5 pintu ditambahkan. Pada saat yang sama, model wagon dipisahkan dari garis keturunan Land Cruiser 70 dan memperoleh sebutan Land Cruiser Prado 70.

Prado versi 3 pintu hadir dengan dua baris kursi menampung lima orang, sedangkan versi 5 pintu mampu menampung delapan orang dalam tiga baris kursi. Unit diesel 2.400 cc turbo menghasilkan tenaga 97 PS, yang kemudian digantikan oleh unit turbo diesel 3.000 cc 4 silinder 130 PS di tahun 1993. Ia mengandalkan transmisi 5-speed manual atau 4-speed otomatis disertai pilihan penggerak roda belakang atau 4x4.

Land Cruiser Prado 90

Generasi kedua Prado dirilis pada bulan Mei 1996. Garis desain TLC Prado 90 mengarah ke kendaraan four-wheel drive (4WD) yang lebih berorientasi pada penumpang. Jajaran dapur pacu terdiri dari mesin bensin 3.400 cc V6 185 PS dan unit diesel turbo 3.000 cc 4 silinder bertenaga 140 PS dengan tambahan intercooler. Konfigurasi drivetrain telah dialihkan dari 4WD part time ke 4WD full time.

Suspensi yang sama digunakan oleh Prado dan Hilux Surf, yang terdiri dari sistem double wishbone dan pegas koil independen untuk bagian depan dan sistem pegas koil 4 link dengan batang lateral di belakang. Mesin bensin 2.700 cc 4 silinder 150 PS ditambahkan ke line-up di tahun 1997. Mesin diesel turbo diganti dengan unit diesel common rail 3.000 cc bertenaga 170 PS di tahun 2000.

Land Cruiser Prado 120 

Rilis di bulan Oktober 2002, rangka dengan kekakuan tinggi memberikan peningkatan kemampuan manuver, stabilitas kendaraan, dan ketenangan pada TLC Prado 120. Unit Torsen LSD di diferensial tengah meningkatkan kinerja on-road dan off-road. Sistem kontrol traksi aktif (TRC) dapat melakukan penyesuaian pada kondisi berkendara menanjak atau menurun untuk meningkatkan kemampuan off-road. Pilihan mesin termasuk unit bensin 3.400 cc V6 185 PS dan 2.700 cc 4-silinder 150 PS dan unit diesel turbo 3.000 cc.

Land Cruiser Prado 150

Prado yang telah berbagi sasis dengan Hilux Surf sejak Mei 1996, bergabung sebagai Prado generasi keempat yaitu Land Cruiser 150 pada September 2009. Untuk pasar domestik, hanya tersedia model sumbu roda panjang (long wheelbase). Sementara model jarak sumbu roda pendek (short wheelbase) ditawarkan untuk pasar luar negeri. Meskipun mesin dan suspensi tidak berubah, namun TLC Prado 150 dibekali dengan fitur baru crawl control system memfasilitasi mengemudi off-road dengan kecepatan sangat rendah, serta multi-terrain select system dapat mengoptimalkan pengaturan penggerak untuk kondisi off-road tertentu.[prm/timBX]

Tags :

#
autonews,
#
toyota,
#
land cruiser