MENU
icon label
image label
blacklogo

GTS 300 Bakal Dibuatkan Mesin Baru untuk Dukung Mobilitas Premium Kawula Muda

MAR 21, 2019@21:00 WIB | 1,248 Views

Indonesia memiliki pertumbuhan populasi usia muda yang cukup cepat. Maka dari itu, Vespa hadir dalam ikut andil dalam merebut segment yang digemari kawula muda.  Kehadirannya di setiap kota, salah satunya sebuah diler baru kedua di Tangerang dan sebagai diler terbesar ini, bagi Piaggio Indonesia  bukan untuk merespon kompetitor yang bertarung di segmen skuter matik. Namun lebih dari itu merupakan strategi dari Piaggio Indonesia, dengan produk-produk barunya.

(Dari kiri - kanan : Henry Wibowo | Marco Noto La Diega, Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia | Agung Siantar, Presiden Direktur PT Anugerah Sinergi Pratama | Wishnu Harmono, Direktur  PT Piaggio Indonesia)

Marco Noto La Diega mengungkapkan lebih jauh, bahwa produk Vespa dan Piaggio dikeluarkan karena approval desain bukan karena melihat pesaing di market. “PT Piaggio Indonesia tidak hanya bermain di skuter matik, namun juga di kelas motor bike untuk racing dan touring. Segmen ini yang kemudian terus digarap secara massiv, kami cukup respect, percaya dan percaya diri akan meraih hasil yang positif,” tuturnya saat pembukaan diler baru di kawasan Ciledug, Tangerang.

Varian Vespa hadir GTS, Sprint dan Primavera, serta LX dan LS  semuanya telah dipersiapkan untuk pecinta style dari kalangan muda dari low entry, medium dan top. Beberapa pilihan warna, fitur upgrade, dan teknologi telah ditetapkan sebagai strategi market.  Dan setiap tahun diharapkan Vespa dan Piaggio akan menghadirkan produk baru, bertepatan dengan pameran otomotif yang telah bergulir di tanah air.

Varian GTS sebagai level tertinggi, telah dilengkapi teknologi start/stop engine, 4 valve dan punya radiator. Sedangkan teknologi I-Gets (Italian Green Technology) telah disematkan dibeberapa mesin baru seperti di varian Sprint dan Primavera. Namun kemudian teknologi tersebut juga diterapkan ke LX dan LS, dan juga menyentuh varian GTS.

“Teknologi I-Gets diklaim lebih irit, getaran mesin yang ringan, dan kebisingan (noise) dari mesin lebih diminimalisir. Teknologi I-Gets belum diterapkan di GTS 300, karena harus mempertimbangkan power mesin dan sebagainya. Tapi pecinta GTS 300 tidak perlu pusing, Kami sedang mempersiapkan mesin baru untuk GTS 300 dan tidak lagi menggunakan teknologi I-Gets,” tutur Robby Gozal Manajer Komunikasi Piaggio Indonesia.

Ketika dikonfirmasi tentang kemungkinan Piaggio Indonesia  melakukan perakitan lokal dia merespon dengan senyuman khasnya. “Kemungkinan itu selalu ada, itu bergantung terhadap perkembangan market dan tidak menutup kemungkinan akan kami lakukan. Selama ini kami berusaha melayani market dari hasil rakitan Vietnam salah satunya karena didorong regulasi import tanpa pajak,” jelas Robby kepada Blackxperience.com

Kinerja PT Piaggio Indonesia cukup positif di tahun 2018 dibanding sebelumnya. “Pertumbuhannya mencapai 2 digit diatas market pertumbuhan roda dua di Indonesia. Dari tahun ke tahun kami mencapai kinerja positif dan itu sekaligus menjadi bukti kami berekspansi di setiap wilayah untuk menggulirkan konsep Motoplex layanan 3 S ( sales, service dan spareparts), “ tutup Robby.  [Ahs/timBX]

Tags :

#
vespa,
#
vespa gts,
#
piaggio indonesia,
#
skuter matik,
#
skuter premium,
#
diler baru