

JAN 21, 2026@18:48 WIB | 140 Views

Ini adalah film "one man (..and AI) show". Mercy menjadi pembuktian Chris Pratt bahwa ia adalah salah satu aktor bagus di Hollywood saat ini.
Mercy dibuka dengan ketegangan tingkat tinggi, dengan sesosok detektif (Chris Raven -chris pratt) terikat di kursi.Ia mencoba untuk membuktikan dirinya tidak bersalah di persidangan digital berbasis AI dengan dipimpin hakim AI (Judge Maddox-Rebecca Ferguseon).
Dalam dua puluh menit awal, film ini berhasil mengikat jiwa kita untuk tidak menguap (mengantuk). Padahal scenes 'hanya' di dominasi percakapan Pratt dan Ferguson.
Plot maju-mundur dirajut apik dengan menampilkan scenes rekaman CCTV dan percakapan video call. rasa Penasaran penonton ikut terajut.
Namun, seperti kebanyakan fast-pacing movie, film ini meninggalkan rasa emosional semu di akting para pemerannya, tentunya kecuali Pratt dan Ferguson.

Ini yang membuat action scenes di film ini terasa sangat tidak bersungguh-sungguh. Rasanya lebih tertarik melihat terduga pelaku berbicara daripada proses menangkapnya
Dan, dialog dalam film ini yang justu berhasil mempertahankan intensitas tinggi tiap adegannya.
Keterlibatannya banyak genre film atau serial, membuat karakter Pratt tidak membosankan di film se-intense ini. Setiap ekspresi, gestur tubuh, intonasi, dan celetukannya bisa membuat kita merasakan yang dialaminya sebagai terduga pelaku.
Selain Chris Pratt, akting Rebecca Ferguson pada paruh kedua film harus diacungi jempol.ia memulai dengan menjadi karakter robot yang menyebalkan dan berubah menjadi karakter sangat hangat dan helpful menjelang akhir film.
Selain akting pemeran pembantu yang tidak maksimal, ending film ini juga menajad titik lemah. Saking lemahnya, plotwist yang ada menjadi tidak mengejutkan.
Secara keseluruhan, ini adalah film bertema teknologi AI paling seru, brilian untuk idenya tapi kurang berani untuk eksekusinya.
Film ini seperti perkawinan antara Phone-Booth dan Missing. menghadirkan intensitas tinggi melalui pertukaran dialog dan sebuah misteri dengan pecahan memori yang berserakan. [wic/timBX].