MENU
icon label
image label
blacklogo

Sederet Teknologi yang Mengiringi Asian Games 2018

AUG 21, 2018@10:25 WIB | 3,941 Views

(Perhelatan Asian Games juga memanfaatkan sejumlah teknologi canggih)

Campur tangan teknologi dalam sebuah pekan olahraga internasional bukan menjadi hal yang baru lagi. Tengok saja Piala Dunia yang berlangsung di Rusia bulan lalu. Di sana, segudang teknologi diterapkan untuk mendukung kelancaran perhelatan pesta sepak bola terbesar itu.

Setali tiga uang, Indonesia juga memanfaatkan beberapa teknologi untuk mendukung kelancaran pekan olahraga Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang ini. Apa saja teknologi yang digunakan pada ajang olahraga tersebut? Simak ulasan singkatnya berikut ini!

Jaringan 5G

(Asian Games 2018 menjadi ajang uji coba jaringan 5G di Indonesia)

Salah satu teknologi yang paling menarik adalah jaringan 5G. Ya, pemerintah menyatakan bahwa perhelatan ini sekaligus juga menjadi debut konektivitas tercepat yang ada saat ini. Jaringan 5G ini berjalan di spektrum 28GHz dam memiliki kecepatan 16 Gbps. Bahkan, jaringan ini diklaim memiliki kecepatan beratus kali lipat jika dibandingkan dengan jaringan 4G.

(Ada bus otonom di perhelatan Asian Games 2018)

Untuk mendukung hal tersebut, disediakan juga bus otonom yang mengandalkan koneksi super cepat ini. Bus ini dibuat oleh Navya, pabrikan otomotif asal Prancis. Perlu diketahui, bus ini mampu menampung 15 orang sekali angkut. Tak hanya itu, bus ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal 25 km/ jam.

Kamera Hawk Eye

(Ilustrasi - Kamera hawk eye bantu wasit selama pertandingan bulu tangkis)

Kamera Hawk Eye merupakan kamera yang didedikasikan untuk membantu jalannya pertandingan bulu tangkis dalam Asian Games. Kamera ini akan membantu wasit dan hakim garis untuk melihat lintasan shuttlecock dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Di Istora Senayan, sudah terpasang 45 kamera Hawk Eye di lapangan bulutangkis.

Challenge System

(Pertandingan sepak takraw menggunakan metode mirip VAR yang bernama Challenge System)

Teknologi serupa VAR di Piala Dunia 2018 juga hadir pada ajang Asian Games. Ya, namanya challenge system. Kalau VAR digunakan di sepak bola, challenge system digunakan dalam perlombaan sepak takraw. Adapun challenge system ini baru pertama kali digunakan dalam perlombaan di Indonesia.

Face Recognition

(Ilustrasi - CCTV dengan resolusi 7K dilengkapi juga dengan fitur face recognition)

Untuk mengantisipasi tindakan yang tidak diinginkan, pada ajang Asian Games ini diberikan 250 CCTV lengkap dengan fitur Face Recognition. Tak hanya itu, kamera CCTV ini mampu merekam dengan kualitas 7K. Perlu diketahui, CCTV yang digunakan dalam Asian Games sudah terhubung langsung dengan database kriminal.

SICC (Sangyong Information and Communication Corporation)

(Ilustrasi - Teknologi informasi besutan SICC menjamin kelancaran informasi selama Asian Games 2018)

SICC bukanlah sebuah teknologi, melainkan penyedia teknologi informasi. Kabarnya, teknologi informasi yang digunakan dalam Asian Games setara dengan Asian Games 2014 di Incheon, Olimpiade 2012 London, bahkan Piala Dunia Korea dan Jepang tahun 2002. SICC menjamin kelancaran jaringan, software, dan hardware selama perhelatan Asian Games 2018. [Trd/timBX]

Tags :

#
blacktech,
#
asian games 2018,
#
jakarta-palembang,
#
teknologi,
#
kamera hawk eye,
#
challenge system,
#
5g asian games,
#
sicc