MENU
icon label
image label
blacklogo

Microsoft Ingin Membuat Plasma Pasien COVID-19 Menjadi Obat

APR 21, 2020@17:25 WIB | 109 Views

Sebelumnya banyak perusahaan teknologi membantu banyak pihak dalam memerangi COVID-19, dengan memproduksi alat-alat medis, seperti Apple dengan pelindung wajahnya yang sudah didistribusikan. Namun perusahaan yang satu ini malah merancang skrining plasma yang dikatakan akan membuat plasma baru untuk menyembuhkan pasien COVID-19 lainnya.

Nah, hal seperti ini sebenarnya juga hampir mirip dengan yang dibuat Google dan Apple, yang merilis aplikasi traking kontak agar bisa mencari pihak terdekat dengan ODP atau PDP, sehingga bisa dilakukan pencegahan.

Plasma Bot, nama alat baru milik Microsoft ini memiliki cara kerja dengan mengambil plasma dari sel darah milik pasien yang terkena COVID-19. Plasma ini kemudian diteliti ulang dan ke depannya menjadi vaksin atau obat untuk pasien ini.

“Terapi yang diturunkan dari plasma, seperti H-Ig, telah terbukti efektif dalam mengobati infeksi pernapasan virus yang parah. Kemampuan gabungan dari pabrikan komersial terkemuka ini memberi kami harapan untuk perawatan yang skalabel, andal, dan berkelanjutan untuk COVID-19,” kata Microsoft.

Tak hanya sendiri, Perusahaan yang ditukangi Bill Gates ini akan bekerjasama dengan organisasi seperti CoVIg-19 Plasma Alliance. Peran organisasi ini adalah membantu Microsoft mempelajari bentuk terapi berbasis plasma. Skrining Plasma Bot nantinya akan memberikan serangkaian pertanyaan, yang akan mengarahkan pasien apakah cocok menjadi pendonor potensial. Ketika nantinya semua disetujui, maka calon pendonor ini akan diberikan alamat pusat pengumpulan plasma yang berlisensi untuk mendonasikan plasma mereka.

Getolnya perusahaan besar di dunia untuk mencari cara mengobati virus ini, lantaran semakin meningkatnya data manusia yang terinfeksi. Hingga sekarang belum satu pun obat atau vaksin yang ditemukan untuk mengobati virus satu ini.[prm/timBX] berbagai sumber

Tags :

#
blacktech,
#
microsoft,
#
covid-19,
#
plasma bot