MENU
icon label
image label
blacklogo

Google Gunakan Manusia untuk Review Google Assistant

JUL 13, 2019@20:00 WIB | 214 Views

Anda tentunya  sangat mengetahui apa itu Assistant Google. Ya, ia merupakan  asisten suara paling akurat di pasaran, bahkan sampai mampu mengalahkan para pesaing beratnya, yakni Bixby Samsung, Amazon Alexa dan Apple Siri. Apa yang membuatnya mampu melakukannya?

Terdapat sebuah laporan baru yang mengatakan perusahaan besar teknologi tersebut memiliki para tenaga manusia yang mendengarkan permintaan pencarian yang direkam untuk membantu meningkatkan akurasi asistennya. Ya, para pekerja tersebut mengatakan pekerjaan mereka adalah untuk meningkatkan akurasi asisten AI milik aplikasi Google Assistant.

Seorang kontraktor memberikan VRT NWS yang berbasis di Belgia dengan lebih dari seribu rekaman orang yang menggunakan Google Home dan aplikasi Google Assistant untuk menjawab pertanyaan dan melakukan pencarian, seperti yang dilansir oleh CNET pada Kamis (11/7) malam kemarin. Bahkan ada juga rekaman dari saat asisten itu dipicu secara tidak sengaja.

Kontraktor Google mengatakan pekerjaan itu mencakup mendengarkan rekaman untuk memeriksa keakuratan asisten yang mendengarkan pengguna yang berbicara dalam bahasa Belanda. Kontraktor meninjau skrip dari kueri yang direkam dan mengonfirmasi cocok dengan rekaman suara. Dilaporkan ada ribuan karyawan Google di seluruh dunia yang mendengarkan kutipan audio melalui login yang aman di aplikasi Crowdsource perusahaan.

Maka dari itu, tak perlu heran bila Google Assistant mampu melakukan pekerjakan asisten suara yang lebih cepat akan membantu Anda dalam memutuskan apa yang harus dilakukan pada apa jenis permintaan atau perintahkan padanya.

Menanggapi laporan tersebut, Google mengatakan bahwa kontraktor ini mendengarkan 0,2% dari semua rekaman dan bahwa akun pengguna tidak terkait dengan rekaman tersebut.

"Para pakar bahasa ini meninjau dan menyalin sekumpulan pertanyaan untuk membantu kami lebih memahami bahasa-bahasa itu," David Monsees, manajer produk untuk Google Search, mengatakan dalam sebuah posting blog pada hari Kamis kemarin (11/7). "Ini adalah bagian penting dari proses membangun teknologi bicara, dan diperlukan untuk menciptakan produk seperti Google Assistant".

Selain itu sang manajer produk untuk Google Search itu juga mengatakan bahwa kontraktor melanggar kebijakan keamanan data perusahaan dan sedang dilakukan penyelidikan terkait kebocoran informasi tentang keamanan data oleh kontraktor yang bersangkutan.

Saat menyiapkan akun Google, opsi untuk aktivitas suara dan audio diatur ke mati (offline) secara default. Pengguna harus memilih untuk menyimpan rekaman di akun, dan ada pengungkapan bahwa rekaman tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan sistem bicara.

Pada bulan April lalu, sama seperti Google Assistant juga bahwa terdapat sebuah laporan yang menemukan Amazon menggunakan pekerja manusia untuk mendengarkan rekaman Alexa untuk meningkatkan akurasi Alexa terhadap kinerja IA asistennya.  

Tags :

#
google assistant,
#
asisten suara,
#
blacktech