MENU
icon label
image label
blacklogo

Bos Facebook Kampanyekan Internet Murah Untuk Indonesia

OCT 14, 2014@14:20 WIB | 718 Views

Sejak hari Minggu lalu, Mark Zuckerberg datang berkunjung ke Indonesia. Kedatangan bos Facebook ini bukan sekedar kunjungan wisata, namun ada misi tertentu yang ia bawa. Senin 13/10/2014 lalu, Zuckerberg menghadiri salah satu acara bertajuk Mobile Efficiency Developer Workshop di Hotel Four Seasons Jakarta. Di acara tersebut, bos Facebook ini mengkampanyekan gerakan Internet.org. Ini adalah sebuah gerakan yang mengkampanyekan internet murah di seluruh dunia dan telah menyentuh beberapa negara seperti, Filipina, Tanzania, dan Zambia.

Zuckerberg pun sempat "blusukan" mencoba akses internet di Yogyakarta dan di Borobudur. Selain itu ia juga mengunjungi pusat-pusat aktifitas warga berbasis teknologi internet seperti, Kampung Taman, Kelurahan Patehan, Kecamatan Keraton Yogyakarta, yang memanfaatkan Facebook untuk media warga lokal. Selain itu, Zuckerberg pun bertemu presiden RI terpilih, Jokowi, di Balai Kota dan memuji kampanye berbasis internet yang diterapkan Jokowi saat pemilihan presiden berlangsung.

Zuckerberg yakin bahwa akses internet berbanding lurus dengan stabilitas ekonomi dan politik sebuah negara. Oleh sebab itulah, tidak heran jika ia berbincang tentang rencana ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Jokowi nanti. Di mata Zuckerberg, kesadaran internet di Indonesia sudah cukup baik. Dia sendiri menargetkan, internet murah dapat dinikmati oleh masyarakat dari berbagai kelas ekonomi di seluruh dunia. Sehingga selama setahun terakhir ini ia tidak henti-hentinya mengkampanyekan proyek non profit, Internet.org ke seluruh dunia. Internet.org sendiri telah didukung oleh sejumlah perusahaan teknologi, yakni Ericsson, MediaTek, Samsung, Opera Software, Nokia, dan Qualcomm. Di Indonesia, Internet.org bekerja sama dengan Ericsson dan XL Axiata.[Lalu/timBX]

Tags :

#
Mark Zuckerberg
#
Facebook
#
Mobile Efficiency Developer Workshop
#
Jokowi
#
Internet.org
#
Ericsson
#
MediaTek
#
Samsung
#
Opera Software
#
Nokia
#
Qualcomm