MENU
icon label
image label
blacklogo

Angell e-Bike Ringan dan Pintar

APR 09, 2020@20:30 WIB | 366 Views

Segmen sepeda listrik tumbuh semakin pesat, karena semakin banyak orang mencari alternatif alat transportasi yang lebih hemat dan ramah lingkungan, terutama di daerah perkotaan yang padat seperti Jakarta.

Sebagian besar sepeda listrik yang hadir saat ini memiliki bobot yang cukup berat. Pengembang Marc Simoncini, telah mendengar keluhan ini dan berusaha membuat solusi untuk menciptakan sepeda listrik yang praktis dan ringan. Pada akhir tahun lalu, ia mengumumkan peluncuran produk pertama dari perusahaan barunya, Angell: sepeda listrik yang dirancang oleh perancang Prancis Ora-to, dengan rangka yang begitu ringan sehingga bobotnya bisa menyaingi sepeda non-listrik.

Angell saat ini sudah tersedia untuk pre-order, dengan pengiriman pertama diperkirakan akan dilakukan pada Mei 2020. Perusahaan ini mengatakan lebih dari 1.000 pre-order telah dibuat.

Sepeda elektrik Angell hadir dengan kerangka klasik yang terbuat dari aluminium, dan beratnya hanya 14 kg (30,6 lbs). Hampir setengah berat dari sepeda motor elektrik lainnya yang ada di pasaran saat ini. Desain klasik ditegaskan melalui pelepasan semua elemen yang tidak perlu, yang membuat e-bike ini ideal untuk digunakan sehari hari.

Salah satu kelemahan dari sepeda elektrik ini adalah yang anda tidak bisa benar-benar membawanya keluar kota. Karena sepeda ini tidak memiliki suspensi (hanya garpu karbon yang akan menyerap beberapa guncangan), dan tidak ada roda gigi. Sepeda elektrik ini dapat melaju dengan kecepatan tertinggi 25 kpj (15 mpj).

"Simoncini dengan berani mengumumkan pada peluncuran resmi. Seperti yang dikatakannya, e-bike adalah "70 persen perangkat lunak," sehingga ia hadir dengan layar LCD touchscreen dan kokpit, dan konektivitas Bluetooth yang terintegrasi.

Layar LCDnya  menunjukkan apa pun mulai dari tingkat kecepatan dan pengisian baterai, hingga kalori yang terbakar, indeks cuaca dan polusi, dan bahkan instruksi GPS. Agar pengendara tidak terus-menerus melihat layar, ada efek getaran yang ditanam ke dalam setang untuk memberi tahu mereka kapan saatnya untuk beralih.

Konektivitas pintar memberikan ketenangan bagi pemiliknya. Angell dilengkapi dengan alarm anti-pencurian dan pelacakan GPS, sehingga pemiliknya selalu mengetahui lokasi sepeda.

Demi keamanan, Angell hadir dengan lampu rem yang terintegrasi di lampu belakang dan sinyal belok pada setang. Baterai 360 Wh ditempatkan di bagian belakang sepeda motor, di hub roda belakang, dan dapat diisi penuh dalam 2 jam, menghasilkan jarak tempuh hingga 70 km (44 mil) dalam mode standar.

Berbicara tentang mode, Angell menawarkan 3 mode berkendara, Free Ride, Navigasi dan Olahraga, dan empat tingkat bantuan pedal, Fly Free, Fly Eco , Fly Dry dan Fly Fast. Fly Free adalah mode tanpa motor, sementara Fly Fast sepenuhnya dibantu oleh motor.

Angell hadir dalam satu ukuran saja mengakomodasi pengendara dari tinggi 155cm hingga 195 cm. Warna yang tersedia adalah silver dan hitam matte. Beberapa opsi penyesuaian tersedia (seperti spatbor, keranjang kayu di depan dan penampung air), penetapan harga dimulai dari € 2,690 atau Rp.46.416.012. [Rid/Asl/timBX]

Tags :

#
angell e-bike,
#
sepeda listrik,
#
sepeda pintar,
#
marc simoncini