MENU
icon label
image label
blacklogo

WorldSBK: Regulasi Baru 2018 Bakal Rugikan Ducati?

DEC 11, 2017@15:00 WIB | 192 Views

Kejuaraan World SuperBike [WorldSBK] rencananya akan memutuskan untuk memperkenalkan regulasi baru. Efek dari regulasi tersebut tentunya akan membuat kejuaraan semakin kompetitif. Salah satu perubahan regulasi adalah limit rev yang disesuaikan dan pembekuan pengembangan mesin, dengan menghitung titik konsesi yang diperlukan dari hasil tiga besar balapan kering.

Chaz Davies pun meyakini, bahwa regulasi baru World Superbike pada 2018 akan merugikan sepak terjang Ducati sepanjang musim depan. Davies merasa regulasi tersebut tidak adil bagi Ducati, di mana pabrikan Italia ini diperlakukan sama seperti Kawasaki, serta faktor ia satu-satunya pebalap yang secara konsisten menang dengan motor Panigale. Seperti diketahui, bahwa Kawasaki dan Ducati merupakan dua pabrikan yang mendominasi jalannya balapan sejak 2015

“Saya berpendapat, bahwa Ducati tidak mendominasi seperti Kawasaki,” tukasnya kepada Motorsport.com. “Mereka mendominasi kejuaraan ini dalam lima tahun terakhir. Mereka tidak memenangi kejuaraan setiap tahun, tapi dalam periode itu, mereka memiliki paket yang kuat dan berdedikasi.

“Kami di Ducati dua kali runner-up dalam tiga tahun terakhir dan satu kali peringkat ketiga. Tapi Marco Melandri satu kali memenangi balapan tahun ini. “Walau orang memasukkan kami dalam kotak yang sama [seperti Kawasaki], situasinya sangat berbeda. Saya memenangi balapan. Saya adalah orang yang bersedia mengambil risiko ekstra. Jadi, kenapa saya harus dihukum karena melakukan hal itu?”

Pernyataan senada turut dilontarkan Melandri. “Sekarang dengan girboks standar dan putaran mesin yang diturunkan, kami akan kesulitan,” cetus pebalap Italia itu. “Bagi kami, itu adalah pukulan, karena kekurangan torsi pada putaran mesin yang rendah. Putaran mesin 2.000 kurang dari empat silinder, maka kami punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

“Kami harus mengganti gigi lebih sering daripada yang lain. Jadi, akan sangat mendasar jika mencoba memiliki mesin yang lebih 'bulat'."“Kami di Ducati dua kali runner-up dalam tiga tahun terakhir dan satu kali peringkat ketiga. Tapi Marco Melandri satu kali memenangi balapan tahun ini.

“Walau orang memasukkan kami dalam kotak yang sama [seperti Kawasaki], situasinya sangat berbeda. Saya memenangi balapan. Saya adalah orang yang bersedia mengambil risiko ekstra. Jadi, kenapa saya harus dihukum karena melakukan hal itu?” [yus/timBX]

Tags :

#
world superbike,
#
superbike,
#
blackauto,
#
autonews