MENU
icon label
image label
blacklogo

Waze Punya Mode Khusus Motor, Kasih Tau Jalan Jelek Sampai Polisi Tidur. Cocok Buat Pengendara di Jakarta?

JUL 14, 2026@16:30 WIB | 76 Views

Kapan Pengendara Indonesia Bisa Pakai Fitur Waze Baru Ini Ya?

Blackpals, kalau ada satu hal yang bikin pengendara motor di Jakarta deg-degan, biasanya bukan karena macetnya.

Justru yang lebih bikin waswas adalah jalan berlubang yang muncul tiba-tiba, polisi tidur yang nggak kelihatan, aspal bergelombang, sampai jembatan sempit yang bisa bikin motor oleng kalau lengah.

Apalagi saat riding malam hari atau ketika hujan turun. Jalan yang terlihat mulus ternyata menyimpan lubang, sementara polisi tidur sering kali minim marka atau cat.

Nah, kondisi seperti ini yang coba dijawab Waze lewat fitur terbarunya, yaitu Motorcycle Mode berbasis AI.

Waze Kini Lebih Paham Kebutuhan Pengendara Motor

Selama ini aplikasi navigasi umumnya menghitung rute berdasarkan kebutuhan mobil. Padahal, karakter berkendara motor jelas berbeda.

Lewat Motorcycle Mode, Waze menggunakan kecerdasan buatan untuk memahami jalur yang lebih ramah bagi kendaraan roda dua. AI akan mempertimbangkan jalur yang memang lebih cocok dilalui motor sekaligus memberikan estimasi waktu tempuh yang lebih akurat.

Yang paling menarik, fitur ini juga memberikan peringatan terhadap berbagai kondisi jalan yang berpotensi membahayakan pengendara motor, seperti:

  • Jalan berlubang
  • Polisi tidur
  • Zebra cross yang menonjol
  • Bahu jalan yang tiba-tiba habis
  • Jembatan sempit

Informasi tersebut berasal dari kombinasi data lalu lintas real-time dan komunitas editor peta Waze yang terus memperbarui kondisi jalan khusus untuk kebutuhan pengendara motor.

Fitur yang Rasanya Cocok Buat Jalanan Jakarta

Kalau melihat kondisi jalan di Jakarta dan kota-kota penyangganya, fitur ini sebenarnya terasa sangat relevan.

Masih banyak ruas jalan yang memiliki permukaan aspal tidak rata, tambalan jalan, polisi tidur dengan ukuran berbeda-beda, hingga lubang yang baru terlihat ketika sudah terlalu dekat.

Bagi pengendara motor, kondisi seperti ini bukan cuma mengurangi kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.

Dengan adanya peringatan lebih awal dari aplikasi navigasi, pengendara punya waktu untuk mengurangi kecepatan atau berpindah jalur dengan lebih aman.

Walaupun tetap harus mengutamakan fokus ke jalan, informasi tambahan seperti ini bisa menjadi bantuan yang cukup berguna saat berkendara setiap hari

AI Juga Belajar Kebiasaan Berkendara

Tak hanya menghadirkan mode khusus motor, Waze juga membawa fitur Personalized Navigation.

Fitur ini memungkinkan aplikasi mempelajari kebiasaan pengguna ketika memilih rute.

Misalnya, jika kamu lebih sering menghindari jalan protokol saat jam sibuk dan memilih jalan alternatif, Waze akan mulai memprioritaskan rute serupa pada perjalanan berikutnya.

Menariknya lagi, fitur ini bisa dimatikan jika pengguna lebih nyaman menggunakan sistem navigasi standar.

Cari Tujuan Tinggal Ngobrol dengan Gemini AI

Google juga mulai menyematkan Gemini AI ke dalam Waze.

Artinya, pengguna tidak perlu lagi menyebut alamat secara spesifik. Cukup berbicara secara natural seperti:

  • "Cari SPBU yang bensinnya paling murah."
  • "Cari coffee shop yang masih buka."
  • "Cari parkiran dekat mal."

Gemini akan memahami maksud pengguna dan memberikan pilihan lokasi yang paling sesuai. Saat ini fitur tersebut masih tersedia untuk pengguna Waze Beta sebelum dirilis lebih luas.

Lapor Jalan Rusak Jadi Lebih Praktis

Fitur Conversational Reporting juga mendapat peningkatan.

Kalau sebelumnya pengguna harus menekan beberapa tombol untuk melaporkan kondisi jalan, sekarang cukup menggunakan suara.

Misalnya ketika menemukan jalan ditutup atau ada lubang besar di depan, pengguna tinggal mengucapkannya.

AI akan meneruskan laporan tersebut kepada editor peta untuk diverifikasi sebelum diperbarui di sistem Waze.

Ada Mode "Less Chatty"

Buat yang sering mendengarkan musik atau podcast saat perjalanan, Waze kini menghadirkan Less Chatty Mode.

Mode ini akan mengurangi jumlah instruksi suara sehingga aplikasi hanya berbicara ketika benar-benar diperlukan, seperti saat harus belok, pindah jalur, atau ada potensi bahaya di depan.

Jadi perjalanan terasa lebih nyaman tanpa kehilangan informasi penting.

Kapan Hadir di Indonesia?

Sayangnya, Motorcycle Mode belum tersedia secara global. Untuk tahap awal, Google baru merilisnya di Argentina, Brasil, Kolombia, Malaysia, Meksiko, Peru, dan Filipina.

Sementara fitur lain seperti Personalized Navigation, Conversational Reporting, dan Less Chatty Mode mulai digulirkan lebih luas ke pengguna Android dan iOS.

Kesimpulannya Nih Blackpals

Buat negara dengan jumlah pengguna motor sebesar Indonesia, khususnya di Jakarta yang dipenuhi jutaan komuter setiap hari, Motorcycle Mode berpotensi menjadi salah satu fitur Waze yang paling berguna.

Kemampuannya memberikan peringatan soal jalan berlubang, polisi tidur, hingga kondisi jalan yang berisiko bisa membantu pengendara lebih siap sebelum melewati titik tersebut.

Kalau nantinya resmi hadir di Indonesia, fitur ini bukan cuma bikin navigasi lebih pintar, tetapi juga berpotensi membuat perjalanan harian para rider jadi lebih aman dan nyaman.

[ziz/timbx/berbagaisumber].

Tags :

#
waze,
#
motorcycle mode,
#
map,
#
gemini ai,
#
ai