MENU
icon label
image label
blacklogo

Vasseur: Sauber Harus Bertindak Cepat

AUG 31, 2017@11:00 WIB | 90 Views

Frédéric Vasseur mengungkapkan kekhawatirannmya kalau rencana McLaren yang mau mengakhiri kemitraannya dengan Honda, jadi  penyebab utama Sauber menarik diri dari kesepakatan dengan pabrikan Jepang tersebut. Sauber mengumumkan kesepakatan dengan Honda untuk memasok mesin untuk mereka tahun 2018 pada bulan April kemarin, namun dibatalkan sesaat setelah Vasseur menjabat di tim yang berbasis di Swiss itu pada musim panas.

McLaren secara eksplisit mengumumkan pada rivalnya - di tengah perjuangan Honda untuk menghasilkan mesin yang andal dan kompetitif – kalau mereka tengah berbicara dengan Renault di Grand Prix Belgia. Vasseur kini telah menjelaskan bahwa, dengan gearboks McLaren jadi satu paket dalam kesepakatannya bersama Honda, bahwa kedua belah pihak bisa saja membatalkan perjanjian itu, sehingga membuat Sauber memperpanjang kontraknya dengan Ferrari.

"Terlepas dari masalah terkini yang dimiliki Honda soal keandalan atau performa, karena saya tahu mereka akan kembali ke puncak pada suatu saat, perhatian terbesar kami adalah kami tidak dapat mendapatkan kepastian soal gearboksnya," kata Vassuer.

"Kami tidak memiliki sumber daya secara internal untuk membangun gearboks sendiri, jadi kami tahu bahwa kami harus berurusan dengan seseorang." Dengan Honda kami harus berurusan dengan McLaren, tapi saya tidak begitu yakin bahwa McLaren akan melanjutkan dengan Honda, jadi itu akan menciptakan situasi yang aneh: meminta McLaren untuk menyediakan gearboks untuk mesin Honda saat McLaren di saat yang sama memakai mesin lain.

"Dengan skenario seperti ini, saya sama sekali tidak percaya diri, jadi 'pengkajian ulang' kesepakatan Honda adalah salah satu masalah terbesar bagi Sauber." Vasseur menempatkan situasi Honda di urutan teratas saat ia menjadi bos tim baru Sauber, menggantikan Monisha Kaltenborn.

"Sauber sudah memulai desain mobil 2018 sebelum saya mengambil keputusan dan itu menjadi alasan untuk segera bertindak - agar tidak membuang banyak uang untuk proyek-proyek yang ditinggalkan," katanya. "Desainnya sudah dalam proses, apalagi sempat ada shutdown pabrik [untuk liburan musim panas], jadi kami harus segera mengambil keputusan." [bil/timBX]

Tags :

#
formula 1,
#
blackauto,
#
autonews