

JUL 10, 2026@18:00 WIB | 53 Views
Ajang balap drag bike kembali menyapa penggemar otomotif Tanah Air lewat gelaran Black Dragbike 2026 yang akan digelar di Sirkuit Lapangan Parkir Kanjuruhan, Malang, pada 18 Juli 2026. Event ini menjadi salah satu agenda yang dinanti para pecinta balap seri lurus, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Salah satu kelas yang akan dipertandingkan adalah Bebek Prostreet 200cc Mix Rider, kelas yang mempertemukan mesin bebek dengan batasan kapasitas 200cc namun tetap membuka ruang modifikasi di berbagai sektor teknis. Bagi tim maupun rider yang berencana turun di kelas ini, berikut rangkuman regulasi resminya.

Regulasi Teknis Kelas Bebek Prostreet 200cc Mix Rider
Poin Penting untuk Peserta
Regulasi ini menunjukkan bahwa kelas Bebek Prostreet 200cc Mix Rider memberikan kebebasan cukup luas di sektor pengapian, karburasi, dan rasio, tetapi tetap menjaga aspek keselamatan lewat aturan ketat soal rem, lampu, dan bentuk rangka asli. Aturan rangka yang tidak boleh berubah bentuk juga menegaskan bahwa kelas ini masih mengedepankan basis motor bebek standar, bukan modifikasi ekstrem seperti kelas free-for-all.
Bagi tim yang ingin ikut serta, persiapan matang di sisi mesin serta kelengkapan keselamatan seperti rem dan lampu akan menjadi kunci agar motor lolos scrutineering sebelum turun ke lintasan.

Selain kelas Bebek Prostreet 200cc, Black Dragbike 2026 kelas supporting penggemar Yamaha Fiz R, yaitu Fiz R 125cc Rangka Std Sunmori Mix Rider. Kelas ini menyasar rider dan tim yang ingin bersaing dengan basis motor Fiz R berangka standar, namun tetap punya ruang gerak di beberapa sektor performa.
Berikut regulasi lengkap yang wajib diperhatikan peserta sebelum turun ke lintasan.
Regulasi Teknis Kelas Fiz R 125cc Rangka Std Sunmori Mix Rider
Sektor Mesin dan Pengapian
Sektor Rangka dan Kaki-Kaki
Sektor Bodi dan Kelengkapan
Ciri Khas Kelas Ini
Regulasi kelas Fiz R 125cc Rangka Std Sunmori Mix Rider menunjukkan bahwa kompetisi ini lebih menitikberatkan pada keaslian rangka dan tampilan bodi standar, sementara ruang modifikasi lebih banyak dibuka di sektor kelistrikan seperti spul dan coil, serta sedikit ruang di intake manifold bagian dalam. Aturan larangan lem pada karburator dan intake juga menegaskan semangat "sunmori" alias motor harian yang tetap orisinal, bukan motor balap murni.
Bagi peserta, kunci keberhasilan lolos scrutineering ada pada kelengkapan bodi standar, fungsi rem dan lampu, serta memastikan rangka benar-benar tidak tersentuh modifikasi struktural.
Satu lagi kelas unik yang akan meramaikan adalah Herex Trondol 250cc Mix Rider. Kelas ini identik dengan gaya motor "trondol" khas balap liar jalanan yang kini dipertandingkan secara resmi dengan aturan yang lebih terukur demi keselamatan.

Berikut rincian regulasi teknis yang wajib dipatuhi peserta kelas ini.
Regulasi Teknis Kelas Herex Trondol 250cc Mix Rider
Sektor Mesin dan Kepala Silinder
Sektor Pengapian
Sektor Bodi dan Rangka
Sektor Kaki-Kaki dan Keselamatan
Ciri Khas Kelas Ini
Regulasi Herex Trondol 250cc Mix Rider memberi kebebasan cukup besar di sektor karburator, rasio, kaki-kaki, dan pengapian pada bagian spul, namun tetap menahan modifikasi ekstrem di rangka utama dan tangki agar tampilan trondol khasnya tetap terjaga. Larangan penggunaan komponen rem dari sepeda ontel juga jadi aturan menarik yang menunjukkan panitia serius menjaga standar keselamatan, mengingat di balap trondol jalanan komponen seadanya kerap jadi masalah.
Bagi peserta, fokus persiapan sebaiknya diarahkan pada sektor kepala silinder dan klep yang memiliki batasan spesifik, serta memastikan sistem pengereman benar-benar layak pakai sebelum turun ke lintasan resmi.
Dukungan Sponsor
Event ini turut didukung oleh sejumlah mitra dan sponsor, di antaranya BlackXperience.com, Genta, Gajah Caffino Bold, Polytron Force, Aspira Premio, Repsol Lubricants, dan Fuboru.