MENU
icon label
image label
blacklogo

MotoGP: Berbeda dengan Lorenzo, Hubungan Rossi dan Vinales Lebih Baik

SEP 18, 2017@13:00 WIB | 193 Views

Bos Yamaha, Lin Jarvis berharap hubungan Valentino Rossi dengan Maverick Vinales jauh berbeda dibandingkan saat bersama Jorge Lorenzo yang penuh ketegangan.

Vinales didatangkan oleh Yamaha untuk menggantikan posisi Lorenzo yang hijrah ke Ducati pada awal musim. Pebalap asal Spanyol itu mampu beradaptasi dengan baik setelah mampu kompetitif saat tes pramusim dan seri awal kejuaraan.

Kendati performanya lebih baik dari The Doctor, hubungan antara Vinales dan Rossi tetap berjalan harmonis. Satu-satunya pertarungan besar di antara kedua pebalap saat seri Le Mans.

Tentu saja ini berbanding terbalik dengan Rossi dan Lorenzo, yang dikenal penuh ketegangan saat pertama kali menjadi rekan setim pada 2008 sampai 2010. Bahkan masing-masing kru membuat dinding pembatas di pit box  Yamaha.

Ketegangan kembali terjadi pada 2015 - saat kedua pebalap bertarung sengit untuk meraih gelar juara. Walhasil Lorenzo sukses menjadi juara dunia.

“Hubungan Rossi dan Vinales sangat berbeda, dibandingkan antara pebalap Italia dengan Lorenzo. Ini sangat berbeda dibanding sebelumnya, karena mereka tidak mengalami terlalu banyak situasi konflik. Jadi ini benar-benar berbeda,” ujarnya.

"Sejauh ini, benar-benar tidak ada masalah untuk mengelola eksistensi keduanya. Hubungan mereka sangat baik, kami tidak memiliki masalah. Kami melihat mereka beberapa kali di jalur yang sama saat latihan, tapi ini adalah bagian dari keseharian di MotoGP," sambung Jarvis.

Setelah cedera patah kaki kanan yang dialami Rossi, Vinales menjadi satu-satunya harapan Yamaha  untuk meraih gelar juara musim ini. Pabrikan Jepang itupun memfokuskan usaha mereka kepada Vinales. Seperti yang dilakukan Honda dengan Marc Marquez, dan Ducati dengan Andrea Dovizioso.

"Saya tidak melihat keuntungan apapun. Lebih baik memiliki dua peluru dibanding satu," jawab Jarvis.

"Jika sesuatu terjadi pada Marc, Honda berada dalam kesulitan. Saat ini kami telah melihat sesuatu terjadi pada Rossi. Bayangkan jika Rossi adalah satu-satunya peluru kami, kami akan berada dalam kesulitan,” keluhnya. [ddy/timBX]

Tags :

#
motogp,
#
blackauto,
#
autonews