

JUN 24, 2026@13:00 WIB | 90 Views

Siapa sih yang nggak kenal Mitsubishi Lancer Evolution?
Buat para pecinta mobil JDM, nama Evo punya tempat spesial di hati. Sedan performa tinggi yang dulu jadi rival abadi Subaru WRX STI ini dikenal karena tenaga buas, handling tajam, dan DNA reli yang kental.
Sejak produksi Evo X dihentikan pada 2016 lalu, banyak penggemar terus berharap Mitsubishi suatu saat bakal menghidupkan kembali salah satu mobil legendarisnya tersebut.

Nah, kabar terbaru datang langsung dari petinggi Mitsubishi yang akhirnya buka suara soal masa depan Lancer Evolution.
Meski ada secercah harapan, jangan keburu senang dulu, karena kenyataannya tidak sesederhana itu.
Mitsubishi Masih Menyimpan Mimpi Menghidupkan Evo
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ke-57 Mitsubishi Motors, salah satu pertanyaan yang muncul adalah mengenai kemungkinan kembalinya model-model ikonik seperti Lancer Evolution, Galant, hingga Diamante.
Menjawab pertanyaan tersebut, Presiden Mitsubishi Motors, Keisuke Kishiura, mengakui bahwa model-model legendaris tersebut memiliki nilai yang sangat penting bagi perusahaan.

Bahkan, Lancer Evolution disebut sebagai salah satu "harta karun" yang dimiliki Mitsubishi sepanjang sejarahnya.
Pernyataan ini tentu langsung membuat para penggemar Evo di seluruh dunia kembali bersemangat. Pasalnya, sudah cukup lama Mitsubishi terkesan menutup pintu rapat-rapat soal kemungkinan kebangkitan sedan performa legendaris tersebut.
Sayangnya, Belum Ada Rencana Produksi
Meski keinginan menghadirkan kembali Evo masih ada, Mitsubishi menegaskan bahwa saat ini belum ada proyek ataupun rencana konkret untuk mengembangkan generasi baru Lancer Evolution.

Yang menarik, Mitsubishi juga memastikan mereka tidak akan mengambil jalan instan dengan sekadar menempelkan nama Evolution pada produk lain yang sudah ada.
Artinya, jika suatu hari Evo benar-benar kembali, Mitsubishi ingin menghadirkan mobil yang memang layak menyandang nama besar Evolution, bukan sekadar strategi pemasaran.
Hal ini menjadi kabar baik sekaligus kabar buruk.
Kabar baiknya, Mitsubishi masih menghormati warisan Evo. Kabar buruknya, para penggemar harus menunggu lebih lama lagi karena hingga saat ini belum ada lampu hijau untuk produksi.
Fokus Mitsubishi Saat Ini Bukan Sedan Sport
Alasan utama mengapa Evo belum bisa kembali sebenarnya cukup masuk akal.
Saat ini Mitsubishi masih fokus mengembangkan model-model yang memiliki potensi penjualan besar secara global, seperti SUV, crossover, MPV, dan pickup.

Segmen sedan performa seperti Evo memang memiliki basis penggemar yang loyal, tetapi volume penjualannya relatif kecil dibandingkan model-model keluarga yang menjadi tulang punggung bisnis Mitsubishi saat ini.
Karena itulah pengembangan Evo belum menjadi prioritas utama perusahaan.
Presiden Mitsubishi Ingin Suatu Hari Evo Kembali
Meski belum ada proyek resmi, Kishiura mengaku ingin membangun Mitsubishi menjadi perusahaan yang cukup kuat untuk suatu saat dapat menghadirkan kembali mobil-mobil legendaris mereka.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peluang kembalinya Evo masih terbuka, meskipun belum dalam waktu dekat.

Menariknya lagi, Kaoru Sawase yang dikenal sebagai salah satu sosok penting di balik pengembangan teknologi penggerak empat roda Mitsubishi juga pernah mengungkapkan bahwa menghadirkan kembali Lancer Evolution merupakan salah satu mimpinya.
Jadi bisa dibilang, keinginan menghidupkan Evo bukan hanya datang dari para penggemar, tetapi juga dari orang-orang di dalam Mitsubishi sendiri.
Kendalanya... Kalau Evo Kembali, Kemungkinan Sudah Elektrifikasi
Satu hal yang perlu dipahami adalah dunia otomotif sudah berubah jauh dibanding era kejayaan Evo dahulu.
Kendala regulasi emisi yang semakin ketat membuat hampir semua pabrikan beralih ke teknologi elektrifikasi.
Karena itu, jika Lancer Evolution generasi baru benar-benar hadir, besar kemungkinan mobil tersebut tidak lagi menggunakan resep lama berupa mesin bensin turbo murni seperti Evo I hingga Evo X.

Sebaliknya, Evo masa depan diperkirakan akan mengusung teknologi hybrid performa tinggi, plug-in hybrid (PHEV), atau bahkan sistem elektrifikasi yang lebih canggih.
Meski begitu, para penggemar berharap karakter khas Evolution tetap dipertahankan, seperti:
Karena tanpa karakter tersebut, rasanya sulit menyebut sebuah mobil sebagai Evo sejati.
Mitsubishi Juga Tertarik Kembali ke WRC
Ada satu informasi menarik lainnya yang cukup membuat fans reli bersemangat. Kishiura disebut memiliki ketertarikan untuk melihat Mitsubishi kembali turun sebagai tim pabrikan di ajang World Rally Championship (WRC).

Jika hal tersebut benar-benar terjadi, bukan tidak mungkin Lancer Evolution generasi baru akan menjadi basis mobil reli mereka di masa depan.
Namun sekali lagi, saat ini semuanya masih sebatas wacana dan belum masuk tahap pengembangan resmi.
Padahal Mitsubishi punya sejarah yang sangat kuat di dunia reli. Nama Lancer Evolution pernah begitu mendominasi WRC dan menjadi salah satu ikon motorsport Jepang yang paling dihormati.
Jadi Kapan Lancer Evolution XI Meluncur?
Kalau berharap Evo XI hadir dalam satu atau dua tahun ke depan, jawabannya kemungkinan besar tidak.

Saat ini Mitsubishi masih fokus memperkuat bisnis global mereka melalui model-model yang lebih menguntungkan secara komersial.
Belum ada proyek resmi, belum ada platform yang disiapkan, dan belum ada jadwal peluncuran yang diumumkan. Namun yang jelas, Mitsubishi tidak menutup pintu untuk kebangkitan Evolution.
Dengan semakin berkembangnya teknologi elektrifikasi dan performa kendaraan listrik, bukan tidak mungkin suatu hari nanti kita akan melihat Evo generasi baru lahir kembali dengan pendekatan yang berbeda.
Kabar terbaru ini setidaknya memberi harapan baru bagi para penggemar Mitsubishi Lancer Evolution.
Mitsubishi mengakui bahwa Evo adalah salah satu aset dan warisan terbesar mereka. Bahkan sejumlah petinggi perusahaan secara terbuka mengaku ingin melihat nama Evolution kembali hadir di masa depan.
Sayangnya, untuk saat ini belum ada rencana produksi maupun pengembangan resmi.
Jadi, buat para fans JDM dan pecinta mobil reli, mimpi melihat Mitsubishi Lancer Evolution XI memang belum mati. Hanya saja, sepertinya kita masih harus sedikit lebih sabar menunggu momen ketika tiga huruf legendaris "EVO" kembali menghiasi jalanan dunia.
[ziz/timbx/berbagaisumber].