MENU
icon label
image label
blacklogo

Kelas Herex Menjadi Kelas Balap Malam, Khas Jawa Timuran Joko Percil Raih 6,7 detik

JUL 18, 2026@23:00 WIB | 63 Views

Ajang Black Dragbike 2026 Seri 2 yang berlangsung di Sirkuit Lapanga Parkir Kanjuruhan Malang menyajikan pertarungan menarik di kelas Herex Trondol. Dua kelas yang menjadi sorotan adalah Herex Trondol 250cc dan Herex Trondol 300cc, di mana para pembalap menunjukkan kemampuan terbaik mereka dengan catatan waktu yang sangat kompetitif.

Kelas Herex Trondol 250cc: Adit Coco Dominasi

Di kelas DB 23 Herex Trondol 250cc Mix Rider, Adit Coco dari tim Pelangi Group Wijaya berhasil mencatatkan waktu terbaik 7.083 detik dengan kecepatan 158 km/jam dan reaction time (RT) yang sangat baik 0.012 detik. Pembalap asal Jawa Timur ini menunjukkan konsistensi yang luar biasa di lintasan.

Posisi kedua ditempati Andri Setiawan dari CV. All In Mantri Karbu Madiun dengan waktu 7.243 detik, sementara posisi ketiga diraih Gery Percil dari FR87 Madura dengan catatan waktu 7.257 detik dan kecepatan 157 km/jam.

Joko Percil Belum Bisa Pecahkan Rekor Deska Anak Langit 

Pertarungan semakin seru di kelas DB 25 Herex Trondol 300cc Mix Rider. Joko Percil dari FR87 Madura sukses menjadi yang tercepat dengan memecahkan barrier 7 detik, mencatatkan waktu fantastis 6.753 detik! Pembalap asal Jawa Tengah ini juga mencatatkan reaction time sempurna 0.010 detik dan kecepatan 166 km/jam.

Posisi kedua diraih Adit Coco dari Pelangi Group Wijaya dengan waktu 6.847 detik, sementara Arya Saputra dari FR10 Garage menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 6.901 detik.

Yang menarik, Anggara Bocil juga dari FR10 Garage berhasil mencatatkan kecepatan tertinggi di kelas ini yakni 166 km/jam, sama dengan Joko Percil, meski finish di posisi keempat dengan waktu 6.969 detik.

Pertarungan di kelas Herex Trondol ini menunjukkan bahwa perbedaan kapasitas mesin 250cc dan 300cc cukup signifikan. Di kelas 300cc, waktu di bawah 7 detik berhasil dicetak, sementara di kelas 250cc, batas 7 detik masih sulit ditembus. Hal ini menunjukkan bahwa tuning dan setting mesin untuk kedua kelas ini memerlukan pendekatan yang berbeda.

Joko Percil menjadi sorotan dengan penampilannya yang memecahkan barrier 7 detik di kelas 300cc, sementara Adit Coco membuktikan konsistensinya dengan masuk podium di kedua kelas.

Tahun 2025 lalu, di sirkuit Kanjuruhan juga menjadi saksi ketika Deska berhasil mencatatkan waktunya 6.638 detik dan memecahkan rekor nasional Herex, sementara Raka Komang mencatatkan 6.768 detik sebagai terbaik kedua. Sebagai catatan waktu itu, regulasi BBM masih ditetapkan bebas, sementara untuk sekarang sudah dibatasi hanya dengan Pertamax Turbo. [Ahs/timBX]

Tags :

#
black drag bike 2026,
#
seri ii kanjuruhan,
#
herex trondol