

JUL 18, 2026@12:00 WIB | 336 Views

Black Drag Bike Seri II Kanjuruhan tahun 2026, menjadi barometer event drag bike di Jawa Timur. Kembalinya tim atau pembalap yang sering meramaikan Black Drag Bike dengan jumlah peserta yang cukupnya 710 starter. Sementara Black Drag Bike 2025 pada bulan September di Kanjuruhan jumlah starter 640. Secara kuantitas memang bertambah, namun secara kualitas juga bertambah, dengan banyaknya peserta yang main di kelas point pemula dan point Open.
Black Drag Bike dihadiri oleh tim-tim besar seperti RH57, Wijaya Racing, FR10, Sanjaya Racing Lombok, Er Rumi Racing x Tekno Tuner hingga PMJ Racing. Tim tersebut turun dengan kelas point baik pemula ataupun seeded, dengan nama-nama dragster yang cukup famous.

Yudi Kurcaci turun dengan tim Sanjaya Racing Lombok bermain dengan motor Sport 2Tak Ninja TU 155cc, Sport 2Tak Ninja Rangka STD, Bebek 4T TU 200cc.
Han-han Tekno Tuner yang didapuk sebagai mekanik dari tim El-Rumi Racing lahir sebagai tim Balap di tahun 2024 yang khusus turun di drag bike. Balap di kelas 2 Tak Frame Standar mengandalkan 2 unit yang dibangun di Tekno Tuner dan Mas Aan NDX Yogyakarta. Bebek 4T TU 200cc digarap di GT Racing Yogyakarta. Untuk sport 2T FFA juga dibuat di NDX Yogyakarta.

Untuk tim dari El-Rumi Racing bakal menggunakan jasa dari tim Ilham Alviano, M. Alif Makassar, dan Taufik Maulana yang mewakili motor dari tim AYC Madiun. Turun balap di event drag bike pulau Jawa, mulai dari IDC 2025, SDW Pemula, Seri I Black Drag Bike Semarang dengan Bebek 200 TU juara I.

"Untuk kasus yang di Black Drag Bike Semarang, dengan 3 pembalap yang mengumpulkan 3 point yang sama, maka cara menghitungnya dengan membandingkan kelas point dengan kelas cc yang terendah. Dari tiga pembalap tersebut, Ilham Alviano hanya menduduki posisi 7 klasemen, sedangkan Raka Komang menduduki posisi 2, maka Raka Komang didaulat menjadi Juara Umum Open Seri Pertama," ungkap Digod, Manajer ElRumi Racing Team.
Black Drag Bike 2026 dimaikan 25 kelas, dengan komposisi perkelas :