MENU
icon label
image label
blacklogo

F1: Lauda - Red Bull Terlalu Mahal Bayar Verstappen

DEC 24, 2017@17:00 WIB | 230 Views

Kepala non-eksekutif Mercedes, Niki Lauda yakin Red Bull tak menyadari telah jatuh dalam taktik negosiasi Max Verstappen dan membayar terlalu banyak untuk mempertahankannya. Pada paruh kedua musim 2017, Verstappen menandatangani kontrak baru dengan Red Bull yang akan berjalan sampai akhir musim 2020.

Tapi, sebelum pengumuman tersebut, baik pembalap Belanda tersebut maupun ayahnya, Jos, keduanya memberi tekanan pada tim dengan mengatakan bahwa mereka harus menyediakan mobil yang mampu memenangkan Kejuaraan Dunia agar dia bisa tetap tinggal.

Verstappen juga dikabarkan bakalan pindah ke Mercedes dan, sementara isu tersebut tidak disanggah pada saat itu, hingga Lauda mengatakan bahwa tidak ada pembicaraan yang dilakukan dengan pihak Silver Arrows. Sejumlah uang antara USD 25 juta dan USD 35 juta telah dilaporkan sudah dikeluarkan untuk menggaji Verstappen per tahunnya, dan Lauda merasa dia telah menggunakan isu Mercedes sebagai alat tawar menawar.

"Kami tidak pernah mengajukan proposal ke Max." Lauda mengatakan kepada Servus TV. "Saya memiliki hubungan baik dengan Helmut Marko karena kami sering berbicara dan terbang bersama. Hari ini kami berbicara tentang Verstappen dan saya mengatakan kepadanya bahwa mereka bisa menghemat banyak uang, karena kami tidak pernah melakukan negosiasi dengannya.

Marko, sementara itu, tetap membenarkan keputusannya untuk mempertahankan Verstappen. "Kami berbagi tentang rencana kami di masa depan dengan Max, dan menjamin bahwa pada tahun 2020 kami akan memiliki orang-orang terbaik dan pilihan yang tepat untuk mesin," katanya. "Kami pergi ke pabrik Honda di Sakura dan infrastrukturnya luar biasa. Ini meyakinkannya.

“Dia mengambil keuntungan dari situasi ini untuk mendapatkan kenaikan gajinya, tapi dalam hal ini, dia jauh dari angka Vettel dan Hamilton." Jika dia bisa memenangkan gelar dia akan mendekati mereka (Mercedes), tapi kami memiliki hadiah uang yang bagus di luar gajinya.

"Red Bull masih harus menentukan siapa yang akan menemani Verstappen dari awal musim 2019, dengan Daniel Ricciardo tidak terburu-buru memutuskan masa depannya pada tim. [bil/timBX]

Tags :

#
max verstappen,
#
red bull,
#
niki lauda