MENU
icon label
image label
blacklogo

F1: 2019, Formula 1 Bakal Gelar Balapan Lebih dari 21 Seri

JUN 05, 2017@17:00 WIB | 323 Views

Sean Bratches, selaku chief marketing F1, dirinya menargetkan akan ada lebih dari 21 balapan dalam semusim untuk kejuaraan formula 1 yang akan di mulai dari tahun 2019. 

Bracthes dan Sporting Director F1, Ross Brawn sedang tahap kerjasama untuk menetapkan kalendar musim depan dan mengumumkan bahwa akan ada lebih dari 21 balapan. Sementara itu di musim berikutnya Perancis dan Jerman akan kembali menjadi tuan rumah balapan F1 setelah negara tersebut absen dalam beberapa tahun belakangan ini.

Tujuan dari digelarnya 21 sero adalah untuk menambahkan lebih banyak balapan dengan fokus kepada pembentukan kembali kejuaraan ini di pasar inti seperti Eropa serta untuk meningkatkan jangkauan di Amerika Serikat, Asia dan Amerika Latin.

Dalam perbincangannya dengan Motorsport, Bratches mengatakan,"Kami ingin jalin kerjasama dengan tim untuk bisa menentukan kemana arah kami selanjutnya." "Tapi target kami adalah ingin melampaui 21 seri dan sedikit lebih proaktif terhadap pasar mana yang kami tuju. "Saya mendapatkan laporan studi dampak ekonomi di pasar saat ini, untuk benar-benar memahami manfaat membawa Formula 1 ke kota, negara, dan juga kerajaan.

"Jadi saat kita mulai mengidentifikasi kalender terbaik untuk di wilayah yang optimal, kita bisa berbicara dengan pengelola kota dan lebih reaktif terhadap tawaran yang masuk."

"Melampaui 21 balapan memang membutuhkan pengorbanan, baik secara fisik, emosional dan ekonomi. "Kami harus bekerja sama dengan mitra kami di depan tim untuk mencapai titik maksimal dan yang masuk akal bagi semua orang."

Bratches mengatakan satu solusi untuk mengurangi tekanan dalam perjalanan para kru F1 adalah mengurangi jumlah balapan yang memiliki jeda waktu seminggu. Langkah seperti itu bisa menyebabkan musim dingin yang lebih pendek atau berkurangnya waktu liburan musim panas.

"Kami tidak ingin terlalu banyak seri beruntun," katanya. "Kami mencoba untuk menyelaraskan hal-hal ini dengan lebih baik melalui wilayah balapan di Eropa, balapan di Amerika, balapan di Asia, tapi akan sulit dalam hal cuaca dan mengelola perjanjian

Bratches menambahkan F1 sangat ingin menghindari bentrokan dengan acara olahraga lainnya. Presiden FIA Jean Todt bertemu dengan Brawn, CEO WEC Gerard Neveu dan bos Formula E Alejandro Agag di Monako untuk membahas kolaborasi yang lebih besar dalam perencanaan kalender di masa depan.

Brawn juga melakukan pertemuan dengan Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta di Spanyol untuk membahas tentang bentrokan jadwal dengan MotoGP. “Kami sangat tertarik untuk melakukan yang terbaik bagi para fans, untuk sejauh ada kesempatan untuk menghindari keadaan dimana ada acara olahraga kompetitif yang juga sedang berlangsung," katanya.

"Tahun depan ada akhir pekan di mana final Wimbledon dan final Piala Dunia berlangsung bersamaan dengan GP Inggris. Pasti akan kurang optimal untuk menggelar GP Inggris pada hari itu."

Ketika ditanya apakah ada rencana untuk mempertahankan jeda musim panas selama empat minggu, Bratches mengatakan: "Kami berusaha untuk menghormati semua orang di F1, termasuk wartawan, untuk memastikan semuanya memiliki istirahat yang cukup dengan keluarga mereka dan memiliki waktu senggang." [yus/timBX]

Tags :

#
formula 1,
#
blackauto,
#
sean bratches