MENU
icon label
image label
blacklogo

Black Motodify Bandung 2026, Sukses Bangkitkan Kalcer Modifikasi Tatar Sunda

JUN 13, 2026@18:00 WIB | 111 Views

Pertarungan Panas Kelas Meet Up dan Karakter Unik Modifikasi Bandung

Black Motodify 2026 Seri II Bandung kembali setelah sebelumnya hadir 2 tahun lalu, di Braga, Bandung. Cihampelas Walk sebagai lokasi nan karismatik, seakan mengembalikan trend yang dulu pernah lahir di Bandung dan sekitarnya.  Secara komposisi peserta 80 persen lebih dikuasai dari peserta Bandung. 

"Bandung punya kalcer modifikasi yang independen, dan menjadi kekuatan mereka untuk bertahan sebagai salah satu lumbung modifikasi di Indonesia. Karena lahir secara independen, kalcer yang dikembangkan cukup beragam, dari tone warna, independensi tema, tingkat kreatifitas pengerjaan (craftmanship) dan selera yang beda dari kota-kota lain. 

Multi kalcer modifikasi cukup kuat banget, modifikator punya jiwa sendiri, yang tidak terinspirasi dari kota lain, bahkan memberi warna modifikasi di Indonesia. "Kota Semarang bulan Mei lalu memberikan sentuhan mainstream secara kontes, modifikator dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.  Cukup berbeda dengan modifikator Bandung yang beraneka ragam. Mini Bike, Cafe Racer Mini Bike, hadir meramaikan kontes modifikasi yang mayoritas pesertanya adalah motor dengan body plastik. Peserta Bandung tidak bisa ditebak, mini bike yang lahir dari Yamaha Vega, Honda CBR DOHC, Honda Duct, Honda Gorilla, hingga Honda Dio, mayoritas custom dan hasilnya melebihi pabrikan," tambah Robby, Head of Judges Black Motodify.

Peserta modifikasi Bandung memang mewakili zona Indonesia Barat, Sumatera, DKI dan Jawa Barat. Dengan antusias peserta yang demikian tinggi, Black Motodify bisa saja merambah ke kota Jakarta, untuk menampung antusias peserta jauh lebih banyak dari Sumatera.

Sebuah hipotesa yang kami tawarkan adalah Bandung adalah magnet pertumbuhan kalcer, yang head to head dengan dunia modifikasi secara universal. Modifikator Bandung lahir dengan pemahaman sendiri, independensi yang kental, dan tidak ada di kota lain. Lahrinya Japstyle di Bandung, beserta turunan kastem universal lainnya. Anehnya trend itu juga terjadi pada modifikasi pada motor matic yang berbodi plastik.

"Motor Aing Kumaha Aing, artinya style modifikasi pakem Bandung, tetapi rohnya kalcer nan universal. Warna solid, cyralic,  yang tidak ikut trend kota lain lebih kuat.  Dominasi motor Bandung cukup kuat kali ini, beda dengan tahun sebelumnya, yang memandakan Black Motodify sebagai panggung yang pantas dicoba,  terlihat dari universal kastem (anti mainstream) mereka rela bertarung di kelas Meet Up dan kontes," terang Robby.

Genre universal yang dimaksud, gaya Japanese, Malaysian, Vietnam, Thailand. Stripping full body yang pernah booming di tahun 2009 terlahir kembali di Cihampelas Walk. Roman kembalinya kalcer Bandung era2000-an lahir kembali, dengan regulasi yang baru. "Respect banget roh modifikasi Bandung bangkit, yang mewakili modifikasi di Tatar Sunda. multi brand terlahir di Black Motodify Seri II Bandung," ungkapnya.

Contoh case, Kelas Ninja Sunmori untuk bracket 8 detik, ikut kontes di kelas Meet Up, dari Ultimate Private Garage. Totally warna biru mendominasi, namun didalam warna biru ada grafis yang disamarkan. Tidak terlihat ramai, tapi sarat akan teknis. "Ownernya pemilik brand Sapporo, menjelaskan secara performance motor ini  bracket 8 detik dengan ban slick, dengan gaya satu tone, fully wet, dengan speedometer Mychron, mewakili kalcer balap akhir tahun 90-an dan awal 2000," cetusnya.

Jadi Motodify Bandung 2026  boleh disimpulkan menjadi wadah kembali kelahiran identitas kalcer Bandung dan disisi lain kelahiran motor kastem kalcer, meskipun tidak ada kelas FFA. Arrtinya peserta sendiri yang mencoba mendobrak limit dengan karyanya dalam wadah Meet Up. Hingga motor C75 dengan fully custom, mengimbangi deretan motor kastem bertema minibike.

Hingga akhirnya Black Motodify 2026 Seri II Bandung mengarahkan kami pada hipotesa menarik, "Black Motodify Bandung Sukses Bangkitkan Kalcer Modifikasi Tatar Sunda", dengan basic yang  happening ditahun 2000-an ditarik kembali era kekinian dengan warna baru. Walhasil butuh wadah yang lebih serius untuk membuat kembali kelas ekstirm atau FFA di Black Motodify seri selanjutnya. [Ahs/timBX]


 

Tags :

#
black motodify 2026,
#
kontes modifikasi motor