

NOV 29, 2017@12:30 WIB | 944 Views
Face ID menjadi salah satu fitur andalan yang digembar gemborkan bersama dengan hadirnya iPhone X. Teknologi ini diklaim lebih aman dibanding fitur fingerprint. Ternyata klaim tersebut tak sepenuhnya benar, karena setelah beberapa waktu lalu berhasil dibobol. Kembali untuk kedua kalinya Face ID mampu diretas.

Adalah lembaga riset keamanan cyber asal Vietnam bernama Bkav, yang mampu melewati celah keamanan Face ID. Caranya adalah dengan menggunakan sebuah topeng yang lebih rumit hingga memakan biaya sebesar USD 150 atau senilai Rp 2 juta saja.
Peneliti mampu menipu Face ID dengan sebuah topeng 3D yang terbuat dari material bubuk batu. Setelah temuan ini, mereka menganggap baha Face ID “tidak cukup aman” untuk digunakan dalam transaksi bisnis atau hal lain menyangkut data-data pribadi.
Sebenarnya cara ini tidak dapat dikatakan mudah. Karena Anda harus memiliki alat-alat khusus dengan cara kerja yang sangat rumit. Belum lagi memperhitungkan kesulitan akses ke ponsel korban. Belum lagi desainnya yang mesti sangat baik agar dapat “membohongi” Face ID.
Meski cara ini tidak mudah untuk dilakukan, tapi setidaknya Apple perlu memberikan perhatian ekstra pada Face ID. Atau setidaknya membuat Face ID lebih sulit lagi dikelabui. [Hlm/timBX]