MENU
icon label
image label
blacklogo

Forensik Israel Ciptakan Alat Penembus Enkripsi Keamanan Semua Ponsel

JUN 17, 2019@10:30 WIB | 198 Views

Pertarungan tiga arah antara peretas kriminal, penegakan hukum, dan perusahaan teknologi yang ingin menjaga privasi penggunanya terus berkembang. Di sisi pengembang, perangkat pintar saat ini telah menerapkan langkah-langkah keamanan yang semakin canggih untuk melindungi data pribadi penggunanya. Sementara para penjahat juga berusaha untuk terus membuka mereka untuk berbagai tujuan jahat, dan pihak berwenang di sisi lain juga mencoba membukanya meski demi tujuan mengungkap bukti potensial akan kejahatan yang akan atau sudah terjadi.

Kini persoalan semakin rumit dengan hadirnya perusahaan forensik asal Israel, Cellebrite, yang mengaku telah menciptakan alat yang mampu menembus fitur keamanan smartphone, yang dinamai Universal Forensic Extraction Device(UFED). Perusahaan keamanan tersebut sekarang mengklaim dapat membuka hampir semua perangkat pintar terbaru Apple dan Android berkat peningkatan terbarunya.

Khususnya, versi terbaru perangkat (UFED Premium) dapat membuka dan mendapatkan akses ke perangkat Apple yang menjalankan iOS 7 ke iOS 12.3 serta perangkat Android yang termasuk Samsung Galaxy S6 / S7 / S8 / S9 dan model dari Motorola, Huawei, LG, serta Xiaomi.

Perangkat ini akan tersedia untuk lembaga penegak hukum di tempat, yang berarti mereka akan dapat mengoperasikan mesin sendiri dan mendapatkan hasil secara independen dari Cellebrite. Alat ini menjanjikan akses ke data aplikasi pihak ke-3, percakapan dan obrolan, email yang diunduh dan lampiran email, konten yang dihapus, serta banyak lagi.

Jika diingat tahun lalu, kita melihat Apple yang sangat menjunjung kadar keamanan penggunanya merilis versi yang lebih agresif dari Restricted Mode USB-nya di pembaruan iOS 12. Solusi yang seharusnya menyumbat celah di mana alat tertentu (seperti UFED dan GreyKey) dapat mengakses data melalui Lightning Port iPhone.

Meskipun demikian masih belum jelas departemen hukum global mana yang akan menggunakan teknologi Cellebrite. Tapi ada dugaan bahwa FBI menggunakan perangkat perusahaan tersebut pada kasus di 2016 untuk membuka kunci iPhone San Bernardino.

Meskipun versi terbaru iOS secara teknis 12.3, situs Cellebrite tidak menjelaskan apakah pembaruan 12.3.2 yang baru termasuk dalam ini. Demikian pula, keluarga ponsel Android terbaru Samsung - Galaxy S10, S10 Plus dan S10e - tidak terdaftar di antara handset yang diklaim perusahaan itu dapat dibuka pleh alatnya. Jadi bisa dibilang bahwa beberapa bentuk enkripsi perangkat masih terbukti sulit untuk dipecahkan.

[Ard/tim BX]

Tags :

#
cellebrite,
#
ufed,
#
iphone,
#
android