

NOV 05, 2014@14:16 WIB | 1,521 Views
Taylor Swift memutuskan untuk menghapus semua lagu dan album miliknya yang tersedia di layanan streaming gratis Spotify. Satu-satunya lagu milik Taylor Swift yang tersisa di situs tersebut hanyalah single "Safe & Sound," dari original soundtrack film The Hunger Games. Spotify pun memberikan pernyataan melalui blog resminya menyikapi hal tersebut.

"Kami berharap dia akan berubah pikiran dan bergabung dengan kami dalam membangun ekonomi musik baru yang berguna untuk semua orang." Spotify tentu merasa rugi dengan dicabutnya izin untuk publikasi semua lagu milik Taylor Swift. Tercatat, selama satu bulan 16 juta pengguna memutar lagu milik Taylor Swift dan muncul di 19 juta playlist.
Taylor Swift menghapus semua lagu miliknya karena merasa layanan tersebut membawa kerugian bagi dirinya. Ia mengatakan, "Pembajakan, file sharing dan streaming telah menyusutkan jumlah penjualan album secara drastis, dan setiap seniman menerima dengan cara berbeda." Meski tak dipungkiri, ada kalanya situs streaming gratis seperti Spotify memberikan manfaat kepada para artis sebagai media promo untuk karya mereka.
"Ini pendapat saya bahwa musik tidak harus bebas, dan prediksi saya adalah bahwa artis dan label mereka suatu hari nanti akan memutuskan harga untuk album mereka senidiri. Saya berharap mereka tidak meremehkan diri sendiri atau meremehkan seni mereka," lanjut Taylor Swift.
Spotify bahkan sedikit terlihat memohon kepada Taylor Sift untuk merubah pikirannya. Di akhir pesan yang ditulis diblog Spotify tertulis rangkaian kata yang sedikit menggabungkan lirik-lirik lagu milik Taylor Swift. “P.S. Taylor, we were both young when we first saw you, but now there’s more than 40 million of us who want you to stay, stay, stay. It’s a love story, baby, just say, Yes.” [iam/timBX]