

OCT 14, 2015@12:00 WIB | 5,084 Views
Sony Xperia C4 adalah salah satu ponsel unik dari jajaran smartphone Sony. Secara spesifikasi ia jauh dari perangkat kelas atas, namun memiliki layar luas resolusi full HD khas phablet. Sebagai penerus Sony Xperia C3 yang memiliki konsep selfie, Xperia C4 dilengkapi dengan kamera depan 5MP dan LED flash. Bagi yang tak mencari fitur selfie pada smartphone ini, Sony juga membenamkan kamera utama 13MP.
.jpg)
Selain khas selfie, smartphone ini juga dilengkapi dengan komponen dapur pacu yang mumpuni. Xperia C4 juga memiliki desain unibody yang membuatnya semakin menarik. Beruntung sekali, kami tim Closer Look Gadget BlackXperience mendapat kesempatan untuk menjajal Xperia C4 dan menyuguhkan ulasannya untuk Anda.
Desain
Xperia C4 hadir dengan dimensi panjang 150,3mm, lebar 77,4mm, dan tebal 7,9mm, cukup ringkas untuk perangkat berlayar 5.5". Dengan ukuran ini, perbandingan layar ke body lebih besar sehingga menjadikan perangkat ini terlihat begitu menarik. Namun ukuran ketebalannya yang mendekati 8mm seharusnya memungkinkan Xperia C4 untuk memiliki baterai lebih besar. Walau hadir dengan layar besar dan bongsor, namun tidak menjadikan perangkat ini berat. Xperia C4 hanya berbobot 147 gram berkat body plastik yang digunakannya.

Walau terlihat berbeda dari perangkat Sony lainnya, beberapa komponen desainnya masih menunjukkan ponsel pintar khas pabrikan elektronik Jepang ini, seperti tombol power di bagian kanan. Frame pada Xperia C4 tampak terbuat dari plastik, di bagian kanan, selain tombol power kita juga dapat menemukan adanya slot kartu SIM ganda dan slot kartu micro SD yang ditutupi dengan penutup senada dengan frame. Masih di sisi kanan, kita juga dapat menemukan adanya tombol pengatur volume dan tombol shutter kamera.
Di sisi kiri kita dapat menemukan port koneksi micro USB, sedangkan di sisi atas hanya ada port audio 3,5mm. Pindah ke bagian depan, selain layar berukuran 5,5" kita dapat menemukan sensor ambient light dan proximity menjadi satu di sebelah kiri speaker panggilan telepon. Bergeser ke sebelah kanan, di sinilah letak kamera depan 5MP yang ditemani lampu LED flash di sebelahnya.

Bagian belakang perangkat Xperia C4 terbuat dari plastik bertekstur mate lembut serupa dengan tablet-tablet seri Z. Tekstur ini membuat C4 nyaman dalam genggaman, walau bila kotor nanti akan susah untuk dibersihkan. Kamera 13MP terlihat menghiasi daerah pojok kiri atas ditemani dengan LED flash. Turun sedikit kita dapat melihat logo NFC, di mana di balik cover ini memang terletak komponen NFC. Di bawah kiri dapat kita temukan loud speaker mono.
Layar
Berbicara mengenai layar, tak bisa kita sangkal ini adalah salah satu keunggulan Xperia C4. Lihat saja layar 5.5" resolusi full HD 1080 x 1920 yang menjanjikan ketajaman dan produksi warna yang maksimal. Dengan ketajaman hingga 401 pixel per incinya, layar Xperia C4 juga dilengkapi dengan mode Super-Vivid untuk ketajaman warna, while balance dengan mengatur RGB.

Tidak hanya itu, viewing angle pada layar ini pun cukup baik, warna sama sekali tidak berubah saat dipandang dari sudut lebar sekalipun. Konten pada layar lebar ini pun tetap dapat dinikmati dengan jelas walau di cahaya outdoor di paparan sinar matahari. Tak banyak pengaturan yang Anda dapat ubah mengenai dalam segmen layar, kecuali ada fitur menarik seperti glove mode yang memungkinkan pengguna dapat tetap mengoperasikan layar Xperia C4 seperti biasa walau sedang mengenakan sarung tangan.
Dengan spesifikasi layar seperti yang di bawa Xperia C4 tentu pengguna dapat menikmati konten multimedia dengan puas dan leluasa, bahkan untuk bermain game yang akan kita peragakan pada segmen performa nanti. Pada intinya, Xperia C4 cukup memuaskan di sisi layar.
Performa
Biasanya, ponsel kelas menengah dibekali dengan Snapdragon 615 besutan Qualcomm dengan prosesor berinti delapan dengan sistem kerja big.LITTLE. Namun tampaknya Sony memilih menggunakan pesaingnya yakni chipset MediaTek MT6752 yang menggunakan inti sama yakni Cortex-A53. Hanya saja inti prosesor ini memiliki sistem true octa core, di mana seluruh core-nya dapat dipacu dengna kecepatan yang sama dan dapat bekerja bersamaan di 1,7GHz. Tentu pilihan ini tidak salah jika kita menginginkan kecepatan yang lebih maksimal.
Prosesor inti delapan ini ditemani dengan GPU mali-T760MP2 dan RAM 2GB yang lebih kuat daripada Adreno 305, serta meningkat dari C3 yang hanya memiliki RAM 1GB saja. Kita mengujinya menggunakan AnTuTu benchmark dan angka yang dihasilkan berbeda-beda, terkadang di bawah 40 ribu kadang di atas 40 ribu, namun nilai tertinggi yang berhasil dicapai yakni sekitar 44 ribu. Cukup mengejutkan, angka ini membuatnya menduduki tempat lebih tinggi dari Galaxy Note 4.
Penasaran, kita uji Xperia C4 menjalankan game Brothers in Arms 3 dan Dungeon Hunters 5. Hasilnya? grafis tampil tanpa cacat, namun terasa sedikit lag saat memainkannya, terkesan ada sedikit patah-patah, walau secara keseluruhan playable. Saat diuji dengan 3DMark, test Sling Shot, benar saja grafis terlihat sangat patah-patah dengan FPS 1 ke bawah. Entah apa permasalahannya, namun kita menduga GPU dan RAM yang menjadi kambing hitamnya.
namun secara keseluruhan Xperia C4 terbukti kuat di prosesor, mungkin sedikit kurang di grafis, namun kekurangan ini tidak banyak mempengaruhi penggunaan. Berbicara mengenai performa, kita tak bisa lepas dari baterai, Xperia C4 menggunakan beaterai berkapasitas 2600mAh yang dirasa kurang jika kita melihat layar yang digunakannya. Jadi tentu baterai akan cepat terkuras seiring dengan penggunaan kita, bermain game sebagai contoh, baterai akan terkuras dalam waktu 4-5 jam dari posisi penuh.
Konektifitas
Sony Xperia C4 hadir dengan dukungan quad band GSM/GPRS/EDGE/HSDPA. ia juga mendukung 4G LTE Cat.4 pada satu slot SIM saja. Selain itu ia juga dibekali dengan Wi-Fi a/b/g/n, Wi-Fi Direct, fitur hotspot, Bluetooth 4.1 dengan A2DP. Navigasi satelit diserahkan pada GPS, A-GPS dan dukungan GLONASS. Sebagai penyempurna Xperia C4 juga dibekali dengan koneksi NFC. Untuk koneksi kabel, Sony melengkapi Xperia C4 dengan port micro USB 2.0 dan dukungan USB OTG jika pengguna ingin menghubungkan flashdisk, mouse, ataupun keyboard.
Kamera
Nah sampailah kita pada segmen keunggulan dari Xperia C4, seperti sudah sekilas disebutkan, Sony menyematkan kamera utama berkekuatan 13MP sensor Exmor RS yang mampu menangkap gambar hingga resolusi 4096 x 3072. Sensor ini diletakkan di belakang lensa aperture f/2.0 dan ditemani oleh LED flash tunggal yang dapat membantu kita mengambil gambar dalam kondisi minim cahaya.

Sebagai smartphone yang memiliki keunggulan di bidang kamera, Sony menempatkan tombol khusus shutter kamera yang membuatnya dapat mengambil foto maupun video dengan cara yang lebih mudah. Sedangkan kamera depan Xperia C4 cuku istimewa, selain dibekali dengan kekuatan 5MP sensor ini juga dilengkapi dengan lampu LED flash untuk tetap dapat menangkap selfie di keadaan minim cahaya ataupun gelap sekalipun.
Berpindah ke aplikasi kamera, Xperia C4 memiliki mode pengambilan gambar seperti superior Auto, Manual, Style Portrait, AR Mask, Face in Picture, Sound Photo, AR Fun, Multi Camera, AR Effect, Creative Effect, dan Sweep Panorama, serta mode lain yang dapat diunduh langsung lewat aplikasi kamera bawaan. Di pengaturan kita dapat menemukan pilihan Aspect ratio, Self timer, Smile shutter, Burst, dan face registration.
Hasil fotonya cukup memuaskan, namun kita lihat detailnya agak kurang, di mana tadinya kita pikir gambar yang kita tidak ambil tidak fokus, namun ternyata memang itulah karakteristik kamera itu sendiri. Kelemahan ini ada pada kamera depan maupun belakang. Walau lemah di detail, hasil tangkapan tetap lebih baik dari kebanyakan pesaing sekelas, warna yang ditangkap cukup natural dan jelas.

Sony Xperi C4 dapat merekam video dengan resolusi hingga 1080p 30 frame per detik, tidak hanya mode standar, tenaga tangakapan ini juga dapat dimanfaatkan menggunakan mode HDR. Berbicara mengenai kualitas, video jauh dari kata spektakuler, sekali lagi detail lemah, namun tetap masih unggul di antara beberap pesaing sekelas.
UI dan Fitur
Jika Anda mengharapkan perubahan signifikan pada tampilan antarmuka Xperia C4, Anda mungkin kecewa. Xperia C4 seperti halnya smartphone Xperia yang lain menggunakan user interface Xperia UI yang menyelimuti Android versi 5.1 Lollipop. Tampilan ini memang cukup cantik karena Sony merubah hampir semua sisi dari tampilan Android murni.
Anda dapat menggunakan dan menambah layar home hingga 7 halaman dan Anda dapat memilih satu menjadi layar home utama. Soony juga menyediakan theme yang dapat dipilih dan diunduh secara langsung. Laci aplikasi menampilkan hamparan yang muat hingga 20 aplikasi setiap halamannya, sayang mengingat layar lebar ini mampu memiliki laci aplikasi yang muat lebih banyak.
Area notifikasi masih menganut antarmuka Lollipop yang memiliki dua tingkat. Selain itu Xperia UI menyuguhkan fitur pengoperasian satu tangan yang meliputi Dialer, Unlock scree, Notification, Answer/ decline call.
The Xperia C4 has a couple of one-handed operation features which aim to help with ease of use on the large screen. Those range from the familiar scaling down and moving to the side of the dialer and unlock pattern dots, to the more novel Home double-tap for access to the notification area.
Kesimpulan
Secara keseluruhan smartphone dengan harga Rp 4,5 juta ini adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang mencari paket lengkap, performa, tampilan, dan kamera. Apalagi seri terbarunya sudah meluncur ke pasaran yakni Sony Xperia C5 Ultra yang membuat Xperia C4 turun harga sehingga lebih value for money. Tertarik? [leo/timBX]