

JUN 07, 2026@18:00 WIB | 59 Views
Black Modify Bandung kembali dihelat pada 13 Juni 2026, di Cihampelas Walk, Bandung. Setelah sebelumnya Motodify Bandung digelar pada tahun 2024 lalu, hal itu memastikan bahwa event Motodify menjadi perjalanan penting modifikator dan two wheelers enthusiast, mencapai titik tertingginya.

Black Motodify menjadi penting, karena secara teknis memang para peserta harus bergulat dengan regulasi yang ditetapkan oleh APACT. Sementara dari sisi modifikator dituntut untuk membangun motor secara kreatif, sentuhan ide-ide segar, bahkan inovasi baru yang belum pernah dibuat sekaligus, dipastikan menjadi trend setter baru dunia modifikasi.
Tahun 2026 ini ada trend modifikasi yang benar-benar berubah. Artinya, ketika tampilan agar eye catching masih mengandalkan air brush, sementara teknik decal dan water printing masih minor pesertanya. Kini kondisinya benar-benar sudah berubah, karena memang melihat kelas-kelas rookie yang dibuka semakin banyak dan menjadi antusias para modifikator baru.

Sebut saja kelas Matic Rookie Proper, Matic Rookie Fashion, 2Stroke Rookie, dan elegant style, menjadi kelas yang cukup banyak mengadopsi air brush dan wrapping sticker, wrap 3D printing. Tema-tema wrapping atau air brush diakomodasi menjurus ke satu tema yang integral, dengan keselarasan warna mendukung aspek detailing, dan kerapihan.
Sementara beberapa piala khusus dipersiapkan seperti superwetlok, best theme, best painting, best sticker/decal, yang memang menjaring para peserta yang lebih mengerahkan skill khusus dengan hasil karya yang maksimum.

“Cukup signifikan, kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kelas rookie fashion, rookie proper, 2 stroke rookie maupun elegant style. Kelas tersebut memang kita inginkan lebih banyak kombinasi baru. Pertempuran tema sticker decal, dengan tema anime cukup kental dengan animasi Jepang,” tutur Robbi Head of Judge dari Motostylerz.
Dengan peserta yang masif, ruang decal/sticker/wrapping jadi lebih lebar dan banyak pilihan. Tentunya ini memacu kreasi kawan-kawan modifikator terutama seniman decal. Selain kelas pemula tersebut, tidak menutup kemungkinan, decal juga diterapkan di kelas Sunmori dan rookie.

Sementara kelas yang masih mempertahankan teknis airbrush boleh dibilang adalah kelas big matic, fashion. Mereka bermain dengan air brush bertema baru. “Jadi kelas tertinggi pun ada yang bermain decal dan airbrush. Jadi kita benar-benar melihat perbandingan proporsi antara decal sticker dan air brush mulai banyak atensi dari peserta,” tutupnya.

Berikut kelas yang masih memperbolehkan air brush meliputi kelas Babylook Pro, Ninja 2T Series Fashion Style, RX Series Fashion Style, dan Matic Fashion Modif Under 200. Black Motodify Bandung lebih mengakomodir kelas tersebut untuk memainkan seni air brush? Melihat dari seri Black Motodify Semarang 2026 sebagai seri pembuka, motor Champ Non Profesional adalah motor dengan teknik repaint dan wrapping sticker atau water printing.

Jadi Black Motodify Bandung 2026 boleh jadi akan menjadi trendsetter baru, dimana apakah decal akan mengalahkan air brush secara kuantitas, atau bakal terjadi fenomena lain? Jadi pantengin terus informasi trend modifikasi roda dua di Black Motodify Bandung 13 Juni 2026. [Ahs/timBX]