

APR 14, 2026@18:00 WIB | 57 Views

Black Drag Bike 2026 Seri I Semarang akan menghadirkan pertandingan yang cukup prestisius, dengan menggelar 22 kelas, kelas point dan kelas supporting. Menggunakan Sirkuit 201 meter di Skadron 31 AYC Penerbad Bandara A. Yani Lama pada 3 Mei 2026. Sirkuit ini menjadi lokasi yang didambakan para dragster dan tim, karena permukaan yang halus dan tidak bergelombang.

Secara pengalaman, Black Drag Bike 2024 pernah dihelat disini. Pengalaman para dragster yang mengidamkan sirkuit dengan kenyamanan yang baik dan sektor pengereman baik yang mendukung keselamatan peserta.
"Para dragster ingin kembali merasakan aspal bandara yang cukup memanjakan. Sementara pengalaman di Mijen terlalu pendek untuk pengereman dan kami menghawatirkan keselamatan para dragster,” terang Mariachi dari Genta Auto Sport, EO Black Drag Bike 2026.

Sebagai pengingat Pals, gelaran Drag Bike 2024 lalu, untuk Juara Umum Point A dimenangkan oleh Wildan Anharu dari Salatiga mengumpulkan 66 poin. Posisi kedua ditempel ketatk oleh Deby AP, dragster dari Sidoarjo ini mengumpulkan 65 poin. Sedangkan posisi ketiga diraih oleh Jendra Pheking, dragster senior asal Madiun ini mengumpulkan 62 point.

Sementara Juara Umum Point B, diraih oleh Raka Komang, dragster asal Banyuwangi ini mengunci posisi pertama dengan 58 poin. Disusul dragster asal Madiun, Arya Saputra dengan 58 point, dan peringkat ketiga Okto Zalfa dengan 52 point.
Untuk pembalap timing tercepat diraih oleh Wildan Anharu yang bertarung di kelas Sport 2 Tak 155 cc Rangka STD Lokal dengan 6,935 detik.

Raka Komang dengan Tim Wijaya Racing Kediri, menorehkan waktu terbaiknya 6,990 detik dengan motor Herex 300cc (2 klep dan 3 klep) di kelas sport 4T. Dragster selanjutnya adalah Okto Zalfa yang bertarung di kelas Sport 2 Tak 155cc Rangka STD Pemula dengan timing 6,967 detik dari tim RH57.
Nah setelah lo semua tahu timing terbaik para dragster yang bertandang di Black Drag Bike 2024 lalu, ada baiknya catatan tersebut akan berubah, dengan penyeragaman BBM yang kesemuanya menggunakan Pertamax Turbo. Bisa jadi lebih cepat, karena riset-riset terbaru dari tim.
Kelas OPEN POINT (POINT A) | |
DB 01 | BEBEK 4T TUNE UP 130CC TOTAL WEIGHT 110 KG |
DB 02 | BEBEK 4T TUNE UP 200CC TOTAL WEIGHT 120 KG |
DB 03 | SPORT 2T 155CC FRAME STD TOTAL WEIGHT 130KG |
DB 04 | SPORT 2T TUNE UP 155CC TOTAL WEIGHT 120 KG |
DB 05 | BEBEK 4T TU 200CC SLEEP ENGINE TOTAL WEIGHT 115 KG |
KELAS PEMULA POINT (POINT B) | |
DB 06 | BEBEK 4T TUNE UP 130CC TOTAL WEIGHT 110 KG |
DB 07 | BEBEK 4T TUNE UP 200CC TOTAL WEIGHT 120 KG |
DB 08 | SPORT 2T 155CC FRAME STD TOTAL WEIGHT 130KG |
DB 09 | BEBEK 4T TU 200CC SLEEP ENGINE TOTAL WEIGHT 115 KG |
KELAS SUPPORTING | |
DB 10 | BRACKET 8 DETIK |
DB 11 | BRACKET 8,5 DETIK |
DB 12 | BRACKET 9 DETIK |
DB 13 | BRACKET 9,5 DETIK |
DB 14 | BRACKET 10 DETIK |
DB 15 | FIZR 125CC RANGKA STD SUNMORI MIX RIDER |
DB 16 | NINJA 2T 155CC RANGKA STD SUNMORI MIX RIDER |
DB 17 | MATIC SUNMORI 200CC RANGKA STD MIX RIDER |
DB 18 | SPORT 4T 300CC NON DOHC (2KLEP) MIX RIDER |
DB 19 | BEBEK PROSTREET 200CC MIX RIDER |
DB 20 | FU PORTING 155CC MIX RIDER |
DB 21 | FU WUNGKUL 147CC MIX RIDER |
DB 22 | AG STYLE 2T 130CC NON BUILT UP MIX RIDER |