

APR 13, 2026@12:30 WIB | 477 Views

Brand mobil asal Tiongkok, semakin memperkuat eksistensinya di kendaraan berorientasi elektrifikasi dan ramah lingkungan. Mereka baru saja memperkenalkan jaringan pengisian daya super cepat atau Flash Charging yang ternyata juga disiapkan hadir di pasar global di luar Tiongkok.
Melansir Paultan, Jumat (10/4/2026), pengisian daya super cepat Flash Charging ini diklaim punya kekuatan hingga 1.500 kW. Dengan kekuatan yang sebesar ini, BYD mengklaim mengisi daya mobil EV dari 10 hingga 70 persen cukup membutuhkan 7 menit saja.
Bahkan di beberapa mobil seperti Denza 9 GT punya pengisian daya yang lebih cepat lagi. Mobil ini diklaim bisa mengisi daya dari 10 hingga 97 persen hanya dalam waktu 9 menit saja tanpa ada gejala overheating.
Pengisian daya Flash Charging ini juga diklaim bisa tahan di kondisi berbagai cuaca yang ekstrim. Suhu terendah yang mendukung penggunaan Flash Charging ini ada di minus 30 derajat celcius. Di kondisi ini masih memungkinkan pengisian daya 20 hingga 97 persen dalam waktu 12 menit di kawasan yang tergolong sangat dingin.

Yang membuat proyek ini ambisius adalah jumlah SPKLU Flash Charging yang akan dibangun. BYD akan membuat setidaknya hingga 6.000 SPKLU di luar Tiongkok mulai tahun depan. Di Tiongkok sendiri, sudah ada setidaknya lebih dari 4.000 SPKLU Flash Charging dan ditargetkan ada 20.000 SPKLU yang dibangun hingga akhir tahun ini.
Untuk mengatasi keterbatasan kapasitas jaringan listrik di berbagai lokasi, stasiun Flash Charging BYD akan dilengkapi dengan Battery Energy Storage System (BESS). Ini merupakan sistem penyimpanan energi berkapasitas 200 hingga 300 kWh yang memungkinkan SPKLU tetap memberikan daya maksimal 1.500 kW kepada mobil meskipun pasokan listrik dari PLN setempat terbatas.
SPKLU Flash Charging dari BYD ini mengusung desain unik berbentuk "T" menggantung. Kabel pengisi daya tidak diletakkan di tanah, melainkan digantung menggunakan sistem rel dan katrol yang disebut BYD sebagai head pengisi daya "Zero Gravity". Tujuan desain ini agar memudahkan pengguna menarik kabel CCS yang berat serta memungkinkan akses dari kedua sisi mobil.
Sejauh ini belum ada info pasti wilayah mana di luar Tiongkok yang akan mendapat jaringan pengisian data Flash Charging dari BYD ini. Ada kemungkinan Eropa menjadi wilayah pertama yang mendapat pengisian daya ini. Terlebih BYD akan menghadirkan Denza Z9 GT yang mendukung Flash Charging ini di bulan April ini di Paris, Perancis. [edo/timBX]