MENU
icon label
image label
blacklogo

BMW Tuntut Produsen Asal Cina karena Mencomot Logo BMW

DEC 23, 2016@11:35 WIB | 1,861 Views

Sebuah kasus mengejutkan datang dari dunia otomotif. Pasalnya pemerintah asal Cina menindak dua perusahaan karena diduga menggunakan logo BMW sebagai merek dagang dan mengantikan dengan nama BMN tanpa merubah desain tersebut.

Perusahaan bernama Holdings Deguo Baoma Group seperti diberitakan Leftlane News, telah melanggar aturan dalam hukum perdagangan karena sudah memakai logo tanpa kesepakatan pabrikan asal Jerman itu. Makin berat lagi karena ada salah satu perusahaan menggunakan merek dagang untuk produk aksesoris seperti pakaian dan tas.

Kedua perusahaan tengah terkena sanksi hukum dengan membayar denda pinalti sebesar 3 juta yuan atau USD 432,000 yang harus dibayar untuk BMW, yang telah melanggar merek dagang.

Kendatin demikian, tuntutan terhadap kedua perusahaan asal Tiongkok itu menuai protes. Pasalnya banyak berbagai produsen mobil lokal dirugikan untuk membangun banyak imitasi dengan menjiplak logo tanpa kesepakatan kedua belah pihak.

Hal ini pun juga dirasakan oleh produsen mobil Jaguar Land Rover pada tahun 2014 lalu, dirinya juga sangat kecewa dengan tingakah laku perusahaan asal Tiongkok, dengan mengambil logo LANDWIND, yang memiliki kemiripan yang mencolok dengan Range Rover Evoque, namun pemerintah menolak keluhan sang pemegang merek. [ddy/timBX]

Tags :

#
bmw,
#
logo bmw,
#
bmn