

APR 24, 2026@14:11 WIB | 54 Views

Morgan dan tenaga besar adalah sebuah diksi yang tidak bisa disandingkan, namun ada pengecualian bagi Supersport 400 yang berhasil menjadi yang pertama memiliki tenaga buas.
Dengan tenaga 402bhp dan torsi 500Nm, Supersport 400 baru memberikan peningkatan yang signifikan dibandingkan Supersport standar dengan tenaga ‘hanya’ 335bhp.
Dengan angka tersebut, mahakarya ini memecahkan rekor sebagai mobil produksi massal terkuat dalam 117 tahun sejarah pabrikan yang bermarkas di Malvern.
Jantung Mekanis BMW yang Dioptimalkan
Tenaga yang menembus 400bhp itu berkat mesin BMW B58 3.0-liter turbocharged inline six. Ini mesin yang sama dengan Toyota GR Supra dan BMW Z4, bedanya Morgan telah mengkalibrasi ulang secara signifikan.
Tenaga buas ini disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis ZF delapan percepatan yang telah dioptimalkan untuk perpindahan gigi lebih agresif.

Jangan tertipu dengan tampilan retro Supersport 400, mobil ini selincah supercar modern.
Ini berkat penggunaan sasis aluminium CX-Generation yang ringan, sehingga membuat bobot kendaraan ini hanya 1.170 kg.
Kombinasi tenaga besar dan bobot ringan menghasilkan rasio power-to-weight sebesar 344 bhp per ton.

Di atas kertas, Morgan mengklaim akselerasinya dari 0-100 km/jam dalam waktu 3,6 detik (lebih cepat 0,3 detik dari model standar) dan Kecepatan Maksimumnya mencapai 290 km/jam (180 mph).
Secara tampilan, Supersport 400 dapat dibedakan melalui lubang udara baru pada spakbor depan (front wing vents) untuk pendinginan mesin yang lebih baik. Serta penggunaan velg forged Sportlite 19-inci yang dibalut ban Michelin Pilot Sport 5.

Untuk interior, kesan eksklusif diperkuat dengan penggunaan material Alcantara dan tuas transmisi aluminium kustom yang menggantikan desain standar BMW.
Morgan terkuat ini akan mulai diproduksi di pabrik legendaris Pickersleigh Road pada Mei 2026. Harganya dibanderol mulai dari £135.558 (sekitar Rp2,7 Miliar). [wic/timBX]