MENU
icon label
image label
blacklogo

Sekuel Tomb Raider Tentukan Sutradara dan Tanggal Rilis

SEP 08, 2019@10:30 WIB | 920 Views

Sekuel reboot film Tomb Raider yang dibintangi oleh Alicia Vikander akhirnya telah mendapatkan sutradara dan tanggal jadwal penayangan perdananya. Didasarkan pada dari waralaba video game asli, Tomb Raider (2018) berhasil menghidupkan kembali dunia Lara Croft ke tengah penonton, dengan Vikander memerankan karakter sebagai seorang Lara muda yang baru saja memulai kariernya sebagai petualang yang berkelana keliling dunia. Film ini menarik ulasan yang beragam, mulai dikritik karena kisah asal-usulnya kurang tereksplorasi, tetapi juga dipuji karena tidak mengobjektifikasi Vikander dan memberikan film aksi yang keren serta memukau.

Meskipun kinerjanya di AS sedikit di bawah dari yang diharapkan, Tomb Raider meraup cukup bruto di seluruh dunia (275 juta dolar AS) untuk lebih dari cukup menutupi anggaran produksinya (diperkirakan sekitar 90-100 juta dolar). Meskipun butuh beberapa saat bagi MGM untuk mengambil langkah logis berikutnya, studio itu akhirnya merekrut penulis Amy Jump untuk menulis naskah sekuelnya (saat ini hanya disebut Tomb Raider 2) awal tahun ini. Sekarang, suami sekaligus rekan kerja Jump di beberapa film, Ben Wheatley, telah bergabung dengan sekuel tersebut sebagai sutradara.

Tidak hanya merekrut sutradara, menurut Deadline, MGM juga telah menetapkan tanggal rilis 19 Maret 2021 untuk sekuel Tomb Raider yang belum diberi judul, dengan Vikander sekali lagi membintanginya. Produksi film ini dijadwalkan akan berlangsung di dekat puncak tahun 2020.

Wheatley dan Jump telah bekerja bersama secara profesional selama hampir sepuluh tahun, memberikan film-film kultus yang berkisar dari film horor psikologis Kill List hingga alegori distopia High-Rise. Kolaborasi yang paling baru mereka adalah komedi aksi Free Fire.

Para penggemar sinema pasti akan senang mendengar pasangan ini sekarang meminjamkan bakat mereka ke Tomb Raider berikutnya, dan semoga diberi cukup kebebasan untuk menuangkan kreativitas mereka di kisah petualangan Lara Croft tersebut.

Jika diingat, Tomb Raider pertama meninggalkan pintu terbuka lebar untuk sekuelnya dengan berakhir saat Lara akhirnya menemukan kebenaran tentang Trinity (yaitu di bawah naungan perusahaan bernama Patna yang juga adalah bagian dari Croft Holdings milik keluarganya) dan mempersiapkan pertarungan berikutnya dengan organisasi bayangan tersebut. Dengan kisah asal Lara yang sekarang benar-benar sudah kuat di benak penggemar, maka tindak lanjutnya akan bebas untuk dieksplorasi lewat alur cerita yang lebih segar oleh para kru yang terlibat, dan mungkin termasuk jauh lebih banyak petualangan ke dalam makam-makam kuno yang sebenarnya di sepanjang jalan.

Anyway, banyak yang menilai merupakan langkah cerdas pada bagian MGM untuk menghindari menunggu terlalu lama sebelum memberi lampu hijau pada Tomb Raider 2. Sebagai pembanding, sekuel seperti The LEGO Movie 2: The Second Part dan Godzilla: King of the Monster jadi kurang berhasil (jika tidak mau dibilang gagal) di box office karena jeda waktu yang jauh dengan film sebelumnya dan rilis mereka sendiri tahun ini (lima tahun, dalam kedua kasus). Jadi jeda tiga tahun antara film Tomb Raider seharusnya tidak menjadi masalah.

[Ard/tim BX]

Tags :

#
tomb raider,
#
mgm studio,
#
lara croft,
#
alicia vikander