

JAN 13, 2026@17:00 WIB | 50 Views
Bagaimana kalau pencarian pasangan malah jadi penyesalan? Sebuah cerita paling beda dari wabah Zombie oleh sineas Australia. We Bury the Dead justru kasih POV paling beda dari apapun itu film Zombie manapun. Dimana beberapa film Zombie membahas soal kemungkinan adanya faksi ataupun masalah lain di kemudian hari. Ini malah kebalikannya, malah bahas soal perselingkuhan.

Mungkin saja, ini yang mau mereka bahas dari POV sebuah Film dengan judul yang sebenarnya lebih ke Psikologi Thriller. Seperti apa sih bahasannya? Simak dulu berikut ini.
POV Berbeda dari Sutradara Australia

Australia sendiri punya keunikan dalam bercerita. Kemudian, ini yang mau mereka ungkap. Sebenarnya sih lebih ke arah bagaimana ceritanya itu lebih ke validasi perasaan dan minta maaf ke suami. Meskipun caranya ini harus lewati berbagai macam hal.
Sebenarnya sih lebih ke kaya mencoba buat cerita yang berbeda dengan yang lain. Misalkan, ini bukan berburu Zombie tapi lebih ingin tahu kalau sosok ini masih hidup atau sudah meninggal. Kemudian, kultur budaya orang Australia dan panggilan orang Amerika dengan sebutan Yank itu beneran bisa bikin bingung penonton awam lho.
Namun satu sisi kita bisa lihat kengerian itu bermula dari kondisi lingkungan sudah seperti kota mati. Kemudian mereka bangkit tapi tidak menyerang dan masih banyak lagi.
Dialek Australia dengan British Kental

Inilah strong point dari Film We Bury the Dead. Kemampuannya menceritakan dengan dialek Australia sangat kental mungkin akan terdengar kurang nyaman di kuping kita. Namun, itu semua masih bisa terdengar nyaman lho. Meskipun beberapa kosakata akan terasa bingung karena pelafalan mereka beneran jauh banget.
Tapi jarang sekali kan Film dengan cerita yang lebih menitikberatkan drama thriller horor dalam satu film? Itulah yang terjadi di We Bury the Dead. Sumpah buat penggemar Film Zombie ini film paling epik dan keren. [Adi/TimBX]