

FEB 08, 2022@19:00 WIB | 1,998 Views
Mendapatkan match di dating app bukanlah hal yang mudah. Ada banyak profil yang mungkin tampak seperti bot atau palsu. Tidak ada resep atau formula rahasia untuk mendapatkan match di dating app. Setiap orang memiliki selera yang berbeda-beda, entah itu rambut hitam, rambut terang, rambut pendek, atau rambut panjang. Warna kulit, fitur wajah, dan bahkan tipe tubuh menjadi pertimbangan pengguna ketika menggunakan dating app.
Jika tidak menemukan match juga walaupun sudah lama menggunakan dating app, mungkin 5 alasan ini menjadi penyebabnya:
1. Foto Profil Utama yang Tidak Proper

Salah satu alasan utama mengapa tidak juga menemukan match di dating app adalah foto profil utama yang tidak proper. Foto profil utama adalah dasar bagi pengguna lainnya untuk melihat bagaimana tampilan eksternal dari seseorang yang akan di swipe-right. Jika foto profil utama terlihat buram, dengan sekelompok orang, atau tidak menonjolkan fitur terbaik, kemungkinan untuk di swipe kiri akan lebih besar. Oleh karena itu, gunakanlah foto yang menampilkan fitur fisik terbaik untuk kemungkinan swipe-right yang lebih besar.
2. Tidak Ada Deskripsi Atau Bio
Jika foto utama sudah menampilkan fitur terbaik diri, hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah bio yang menjelaskan beberapa hal seperti deskripsi diri, niat menggunakan dating app, atau hobi.

Oleh karena itu, jangan biarkan bio/deskripsi kosong. Dating app seperti Tinder tidak memiliki fitur seperti pertanyaan atau atau pernyataan yang telah ditetapkan sebelumnya, seperti tinggi badan atau hobi yang tersedia untuk pengguna. Selain itu, dengan bio/deskripsi ini, bisa menjadi bahan percakapan jika misalkan mendapatkan match nantinya.
3. Kurang dari 3 Foto
Pengguna yang hanya memiliki 1-2 foto akan kerap dilewati, karena dianggap sebagai bot. disarankan untuk mengisi semua slot foto profil. Jika tidak memiliki 9 foto, sebaiknya antara 5-6 foto membuat pengguna lain merasa seolah-olah itu adalah profil asli.

Hal lain yang perlu diperhatikan tentang foto adalah selalu memperbaharuinya. Jika memiliki 9 foto, tetapi 3 di antaranya berasal dari 5 tahun yang lalu, sebaik tidak digunakan. Pengguna lain sebagian besar ingin gambar yang up-to-date. Dengan begitu, jika mendapatkan match, maka tidak akan mengejutkan pengguna lain ketika bertemu satu sama lain.
4. Penggunaan Aplikasi yang Jarang
Untuk membuat profil sering muncul di dating app, gunakanlah secara konsisten serta sering swipe right untuk memicu match dengan pengguna lain. Semakin jarang menggunakan dating app, maka akan semakin sedikit match yang ditemukan walaupun sudah berlangganan fitur premiumnya karena beginilah algoritma berbagai dating app bekerja.

Gunakanlah aplikasi setidaknya sekali sehari. Menggunakan dating app selama 10 menit per hari akan meningkatkan peluang untuk match dengan pengguna lain.
5. Memberi Kesan Negatif Di Bio
Percaya atau tidak, memberikan kesan negatif dari foto atau biografi membuat pengguna lain tidak tertarik dengan profil yang dimiliki dan secara langsung mengurangi kesempatan untuk mendapatkan match.

Kebanyakan orang menggunakan dating app untuk pengalaman kencan yang menyenangkan dan tanpa beban tanpa ada drama atau masalah apapun saat match dengan pengguna lain. Jika bio dipenuhi dengan kesan negatif, kemungkinan besar pengguna lain akan melakukan swipe-left yang menandakan ketidaktertarikan terhadap profil.
Oleh karena itu, penuhi bio atau deskripsi dengan hal-hal yang positif untuk mendapatkan match yang berkualitas dan bebas drama. [fkg/zz/timBX] berbagai sumber