MENU
icon label
image label
blacklogo

YouTube Blokir Komen Video Pemancing "Predator"

MAR 04, 2019@18:14 WIB | 324 Views

YouTube sebagai layanan gudang video selama ini dikenal sebagai platform yang cukup terbuka dan bebas. Video yang bertambah banyak setiap harinya membuat pihak pengelola sulit untuk melakukan moderasi dan menyerahkan seluruhnya ke pemiliki channel untuk mengelolanya.

Tapi sayang tidak semua pencipta video YouTube memiliki waktu untuk melakukan moderasi pada video-video di kanalnya sendiri.

Kelalaian ini berujung pada banjirnya kometar-komentar yang sangat tidak pantas pada video dan ini menyeramkan terutama pada video-video yang menampilkan anak di bawah umur.

Menyikapi hal ini YouTube disebutkan akan melakukan langkah tegas guna mencegah komentar miring yang masuk dengan cara menutup kolom komen yang disinyalir mengandung isi anak di bawah umur.

Gerakan ini sudah dilakukan YouTube selama beberapa minggu belakangan dan kolom komentar di puluhan juta video pun telah dinonaktifkan. Mengapa dinonaktifkan? Menurut YouTube sendiri, video yang menyangkut anak di bawah umur tersebut dapat memicu perilaku menyimpang predator.

Gerakan ini fokus pada video yang berisi anak di bawah umur dan akan terus dilakukan hingga beberapa bulan mendatang. Gerakan ini juga akan diperluas hingga melakukan blokir pada komen pada video yang tersangkut, termasuk untuk anak remaja.

Walaupun begitu, YouTube tetap memberikan kesempatan pada beberapa creator untuk membuka kolom komentar pada video hasil ciptaannya dengan syarat tertentu. Salah satu syarat yang paling penting adalah kesediaan pencipta video untuk melakukan moderasi komentar secara aktif mencegah komen negative untuk mengemuka.

Serius menangani masalah ini, YouTube juga sudah mulai memblokir iklan pada video yang berisi komentar bersifat predator.

Sayangnya, tak semua setuju dengan gerakan yang dilakukan YouTube ini karena menurut beberapa creator, pemblokiran pada video tertentu dirasa kurang adil dan membelenggu kreatifitasnya. Tapi, kita mungkin boleh mengakui jika gerakan tersebut ada benarnya, walau mungkin nantinya ada sistem yang lebih matang yang bisa diterapkan ke depannya.

Sumber dan foto: Berbagai sumber

Tags :

#
youtube,
#
blokir komen youtube