MENU
icon label
image label
blacklogo

Melangkah Gesit, Apple Patenkan Sensor Sinar UV dan Ozon

AUG 13, 2020@09:00 WIB | 138 Views

Keberadaan virus covid-19 yang melanda dunia, mendorong perusahaan melengkapi produk mereka dengan jaminan kebersihan. Belakangan ini, sejumlah produsen perangkat elektronik ramai memanfaatkan sinar UV sebagai sanitasi produk, termasuk Apple. Perusahaan raksasa tersebut dikabarkan telah mengajukan dua paten baru, yang menjelaskan penggunaan sinar UV untuk membersihkan sensor.

Apple memang mengembangkan metode pembersihan perangkat secara berkala. Tetapi, minyak yang dihasilkan jari-jari kita, dapat membuat beberapa sensor perangkat menjadi kurang efektif, dan membuatnya tidak dapat diakses.

Dengan teknologi yang baru, Apple akan mulai mengintegrasikan seluruh rangkaian sensor yang memungkinkan pemantauan lingkungan dan kesehatan. Mereka berencana untuk memasukkan semua jenis sensor ke sebagian besar produk seluler, termasuk iPhone dan Watch. Misalnya, Apple menyarankan penggunaan sensor gas beracun di iPhone untuk memperingatkan pengguna saat mendeteksi senyawa volatil.

Dalam perjalanan mengintegrasi sensor ke produk elektronik, dijumpai beberapa kendala. Misalnya jam tangan Apple perlu disegel untuk memastikan air, kotoran, dan minyak tidak dapat masuk ke dalam. Sementara desain mendatang yang dilengkapi sensor gas, akan membutuhkan port terbuka yang memungkinkan gas menyebar ke dalam sensor. Ini adalah dua hal yang bertolak belakang.

Menjawab kendala tersebut, Apple mengajukan dua paten yang menjelaskan metode pembersihan sensor tanpa memerlukan kipas atau jaring yaitu Sinar UV dan Ozon. Paten pertama yang dijelaskan adalah penggunaan sinar UV yang dipantulkan secara internal dengan penggunaan bahan reflektif di seluruh sensor. Menurut paten, minyak yang diproduksi oleh kulit manusia terurai menjadi senyawa gas saat terkena sinar UV, dan celah di perangkat memungkinkan gas ini keluar.

Paten kedua adalah dengan memanfaatkan Ozon yang juga dapat memecah senyawa berminyak, yang dapat digunakan untuk membersihkan sensor. Dengan demikian perangkat akan menyebarkan ozon yang dihasilkan oleh sinar ultraviolet, untuk mendorong, mengikis atau menguraikan senyawa organik yang tidak diinginkan.

"Banyak perangkat elektronik seluler dilengkapi dengan sensor dan transduser yang memungkinkan perangkat melakukan lebih banyak fungsi daripada komunikasi," seperti dilansir dari appleinsider. "Selain itu, perangkat komunikasi seluler pintar [smartphone dan jam tangan pintar] dapat dilengkapi dengan sensor lingkungan, seperti sensor tekanan, sensor kelembaban, dan sensor gas."

Kedua paten yang diajukan Apple memang identik, tapi sinar UV dan Ozon akan berbeda dalam penguraiannya. Tentunya ini bisa menjadi kunci untuk menciptakan perangkat andal di masa mendatang, yang higienis dan mampu memantau keadaan lingkungan dan kesehatan pengguna. [yub/asl/timBX] berbagai sumber

Tags :

#
apple,
#
sensor sinar uv,
#
iphone