

FEB 17, 2016@12:00 WIB | 1,802 Views
Vendor smarpthone muda di pasar Indonesia, Infinix gencar tak berhenti untuk meningkatkan eksistensinya dengan meluncurkan smartphone terbarunya, Infinix Note 2 yang duduk di kelas low end 4G. Ponsel pintar keempat yang dihadirkan Infinix di Indonesia ini merupakan penerus dari seri Infinix Hot Note, smartphone perdana Infinix di pasar lokal. Masih serupa dengan pendahulunya, Note 2 hadir membawa layar berukuran lebar dan baterai berkapasitas besar.

Sebagai penerus tentunya ada banyak peningkatan yang disuguhkan Note 2 dan ternyata memang benar adanya. Sekilas dari segi desain saja sudah berbeda, belum lagi spesifikasi yang ditawarkan. Kami beruntung dapat menjajal perangkat ini secara langsung untuk mengetahui seberapa tangguh baterainya, dan seluruh fitur yang ditawarkannya. Berikut ini ulasan dari kami.
Desain
Infinix Note 2 masih mengusuh body bongsor dengan dimensi panjang 159.5mm, lebar 82.5mm, dan tebal 9.3mm. Desainnya sangat berbeda dengan pendahulunya yakni seri Hot Note, kali ini Note 2 tampil lebih elegan dengan warna metalik, body lebih tebal dan solid dengan cover belakang bertekstur silang-silang, sedikit menambah grip.

Di bagian muka,layar berukuran 5,9" dengan kaca melebar hingga sisi membuat smartphone ini tampil seperti bezeless. Di atas layar terdapat speaker, sensor kamera depan, dan sensor light ambient serta sensor proximity. Sedangkan di bawah layar tidak terdapat tombol lembut navigasi karena Note 2 menggunakan tombol virtual.
Menyusuri sisi kanan kita dapat melihat tombol power dan tombol pengatur volume berwarna senanda dengan body, Tombol ini tidak terlalu menonjol dan terbilang agak keras saat ditekan. Di sisi kiri kita tidak melihat adanya tombol ataupun port, namun disisi atas kita dapat menemukan port audio 3,5mm. Di sisi bawah terdapat port micro USB dan lubang speaker.

Walau terlihat dan terasa solid, ternyata Note 2 tidak unibody, jadi kita dapat membongkar cover belakangnya. Di sini kita dapat melihat dua slot kartu SIM, dan slot memori eksternal micro SD, serta baterai yang tidak dapat dilepas. Desain secara keseluruhan tampil elegan walau dari segi ukuran masih terlalu besar bagi pengguna dengan tangan kecil.
Layar
Berukuran 5,9" resolusi 720p, layar Note 2 cukup tajam walau tak setajam perangkat-perangkat kelas menengah ke atas, cukup acceptable digunakan untuk melihat galeri, browsing, memutar file multimedia. Layar Note 2 memiliki 70% to body ratio yang membuat tampilan desain secara keseluruhan lebih keren. Kecerahan yang dihadirkan cukup mengejutkan, mampu mengatasi cahaya matahari normal langsung.

Layar ini pun cukup sensitif dan mendukung multitouch hingga 5 titik sentuhan. Saat dipandang dari sudut lebar, tampilan pada layar tidak menunjukkan perubahan warna yang mencolok. Kita mengujinya juga dengan memutar file movie resolusi 1080p dan layar ini mampu menampilkan gambar yang sesuai, tentunya ini juga berkat GPU Mali T720 yang digunakannya.
Sayangnya, Infinix Note 2 tidak menghadirkan soft button melainkan menggunakan tombol virtual, sehingga layar luasnya tidak selalu dapat terpakai dengan penuh. Tampaknya layar 5.9" ini juga terpasang tanpa perlindungan sehingga ada baiknya jika Anda memasang pelindung tahan gores dan bentur jika tertarik untuk memilikinya.
Performa
Infinix Note 2 mengalami sedikit peningkatan, terlihat ia menggunakan chipset MediaTek MT6753 khas kelas menengah dengan prosesor berinti delapan yang masing-masing memiliki kekuatan 1,3GHz. Tidak hanya itu, daya gedornya juga ditambah dengan hadirnya RAM sebesar 2GB, GPU Mali T720, dan internal memori 16GB walau sesungguhnya yang terbaca saat kami test hanya sekitar 10.8GB saja.
Selain kita coba secara langsung bernavigasi di dalam Android 5.1 Lollipop berbalut XUI, kita juga menguji performa si'bongsor" ini menggunakan AnTuTu Benchmark, dan hasilnya pun memuaskan. Infinix Note 2 mampu mencapai skor 36194. Tidak ketinggalan uji performa 3D juga kami lakukan melalui media 3DMark dan berhasil mencapai angka 6848 untuk tes IceStrom Unlimited di mana merupakan tes grafis 3DMark kedua paling berat, nontheless ia mampu menjalankan dengan cukup mulus.
Terakhir, kami juga menggunakan tools benchmark perfoma secara keseluruhan mulai dari web browsing, video playback, text editing, hingga photo editing. Hasilnya? Note 2 mampu mencapai skor 3691, cukup baik walau terlihat ada sedikit patah-patah pada video playback yang sesungguhnya tidak kita alami pada tes pemutaran yang kita lakukan.
Nah untuk melihat performa baterai dari Note 2 yang berkapasitas 4000mAh kami menggunakan tools Geekbench dan mendapat nilai 4608. Kami juga mengujinya langsung dan mendapati bahwa Infinix Note 2 terbukti lebih tahan lama. Terutama bagi kita yang terbiasa menggunakan ponsel pintar dengan baterai di bawah 4000mAh atau bahkan di bawah 3000mAh. Jika umumnya kita beraktifitas pagi dengan baterai penuh dan akan habis di saat menjelang senja atau bahkan saat sore, dengan Infinix Note 2 kita dapat bertahan hampir 24 jam penuh, namun tentu saja banyak faktor yang dapat membuat hasil yang berbeda.
Kamera
Walau bukan fitur utama yang diunggulkan, Infinix tidak lantas asal menyematkan modul kamera pada Note 2. Lihat saja kamera belakang 13,3MP yang mampu menangkap gambar dengan resolusi 4864 x 2736. Kamera ini hadir dengan teknologi Phase Detection Autofocus yang memungkinkan smartphone ini mengunci titik fokus dalam waktu 0.25detik, sehingga pengguna tidak akan melewatkan momen-momen berharga yang mungkin tidak akan terulang kembali.

Sensor kamera ini berjenis ISOCELL besutan Samsung dan untuk menambah detail gambar terutama di kondisi minim cahaya Infinix melengkapinya dengan LED flash. Tidak kalah menarik, di bagian depan, Note 2 juga dihiasi dengan kamera selfie berkekuatan 2MP. Walaupun sensornya mini, namun teknologi 3P lens yang digunakannya membuatnya mampu menangkap obyek yang lebih jelas dalam kondisi minim cahaya. Belum lagi aperture f/2.2 yang dimampukan lensa ini, yang pasti membuat kegiatan selfie lebih seru karena lebih berkualitas.
Infinix Note 2 hadir dengan fitur kamera standar yang cukup lengkap termasuk fitur-fitur seperti Geo-tagging, touch focus, face/smile detection, HDR, panorama, dan sebagainya. Kamera ini juga dapat merekam video dengan kualitas resolusi 1080p. Kami juga mengujinyanya sendiri dan menemukan kualitas yang cukup baik saat di kondisi minim cahaya terlebih di tempat terang. Walau memang hasil tangkapannya agak grainy secara detail yang juga kita temukan pada produk Infinix Zero 2. Namun lepas dari kekurangannya, kami merasakan langsung kenyamanannya menggunakan kamera ini yang kami rasa sudah cukup mengingat harganya yang terbilang sangat terjangkau.
Software dan fitur
Seperti kita sebutkan tadi, Infinix Note 2 berjalan dengan Android 5.1 Lollipop yang dibungkus tampilan antarmuka khas Infinix, XUI. Selain menghadirkan pengalaman penggunaan yang menyenangkan, XUI juga memiliki beberapa muatan layanan dan aplikasi bawaan seperti X account yang terdiri atas Xcontacts, Xender, Xclub, dan User feedback.
Aplikasi power saving mode yang ada pada Note 2 juga merupakan metode untuk menghemat daya, terutama saat baterai Anda menjelang habis. Ia akan akan merubah tampilan dan hanya mampu menjalankan 6 aplikasi saja, fungsi background juga di hilangkan sehingga penggunaan daya dapat diminimalisir, smartphone akan bertahan 2 kali lipat lebih lama.
Layanan X Account ini terkoneksi dengan penyimpanan data cloud sehingga pengguna dapat mem-backup dan restore data dengan mudah, apalagi jika Anda berganti smartphone. Layanan Xender dapat semakin mempermudah hal ini, di mana Anda dapat secara cepat memindahkan data foto, video dan data lain, tanpa memerlukan bandwidth.
Dalam layanan XClub pengguna dapat berbagi tips, pengalaman, download update dengan pengguna Infinix lain. Selain itu,Note 2 juga dibekali dengan kemampuan Flash Charge atau pengisian daya secara kilat. Dengan dual desain IC, Note2 jadi seperti memiliki mesin ganda untuk mengisi dayanya. Dengan charger khusus Note 2 ini, 1000mAh dapat tercapai dalam waktu 15 menit saja dan dalam satu jam penuh.
Software dan kemampuan tambahan juga disuguhkan Infinix pada XUI termasuk mode action yang di dalamnya terdapat 3 fitur seperti Tap to Wake, Quick Start, One Hand Mode. Tap to Wake adalah fitur yang belum lama tenar yang memudahkan kita untuk membangunkan ponsel, hanya dengan mengetuk layarnya.
Menu fitur Quick Start berguna bagi Anda yang suka akses cepat ke aplikasi-aplikasi di dalam smartphone tanpa harus menyalakannya, hanya dengan sapuan jari membentuk sebuah huruf yang mewakili aplikasi tersebut. Nah, One Hand Mode adalah sebuah fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengecilkan tampilan layar sehingga dapat diakses dengan mudah bagi pengguna bertangan kecil.
Kesimpulan
Sebagai penerus memang benar Note 2 memiliki banyak peningkatan dari segi desain, hardware, software dan semuanya membuat Note 2 lebih nyaman digunakan. Minus terletak pada desainnya cenderung kaku, ukurannya terlalu besar untuk pengguna bertangan kecil. Sedangkan nilai plus Infinix Note 2 terhampar pada performa yang cukup tinggi, layar besar, dan performa baterai yang mengesankan, sangat cocok bagi pengguna mobilitas tinggi. Dengan harga banderol sedikit di bawah Rp 2 Juta, Note 2 diharapkan mampu bersaing di pasaran lokal , apalagi dengan teknologi internet super cepat 4G yang didukungnya. [leo/timBX]