

FEB 10, 2013@14:03 WIB
524 Views
Comment
Kumpul-kumpulantaraanggotaatau yang kerapdisebutdengan 'kopdar' memangmenjadisebuah agenda rutinbagiparaanggotaDjarum Black Motor Community (BMC) regional JawaBarat. Setiapempatbulansekalimerekamenyempatkandiriuntukbisaberkumpulbersamaditempat-tempat yang berbeda. Di acarakopdarke-5 (9/2) yang kebetulanmengambillokasidiRestoJoglo Hotel Mangkubumi, Tasikmalaya, tuanrumahyakniDSOTasimalayamencobamenampilkansesuatu yang berbedapadaacarakumpul-kumpulempatbulananini, konsepberbedainibertujuan agar acarakopdarbukanhanyamenjadisebuahajanghura-hurasaja, namunharusadasesuatu yang bisadidapatdariacaraini.JikasebelumnyaacarakopdartidakdihadiriolehseluruhDSO yang ada, padakopdarkaliinipihaktuanrumahjustrumengundangseluruhDSO yang adadi regional JawaBarat, selain agar acarabisalebihramai, dengandiundangnyaseluruhanggotaDSOjugadiharapkanbisasemakinmempereratsilaturahmidankomunikasi yang terjalinataraDSObisaberjalanlebihsempurna. "Kamimemangselakutuanrumahtelahmerencanakankonsepinidarijauh-jauhhari, kamisengajamengundangsemuaanggotaDSO agar bisasalingkenaldanjugabisamenyamakanvisidanmisikamidalamperkumpulanini" tandasAndriYulandri, Team Leader DSOTasikmalaya.
Untuk masalah susunan acara yang ditampilkan sendiri sebenarnya tidak terlalu banyak berubah dibandingkan dengan kopdar-kopdar sebelumnya. Setelah seluruh anggotaDSO yang diundang kumpul dilokasi kopdar, paraanggota melakukan rolling thunder mengelilingi kota Taskimalaya. Rolling Thunder sendiri berjalan dengan rapih, paraanggota BMC berjalan beriringan dengan mengedepankan safety riding tentunya. Mereka juga telah punya kesepakatan sendiri sebelum melakukan rolling thunder, kesepakatannya adalah barang siapa anggota BMC ada yang berjalan ugal-ugalan saat melakukan rolling thunder, patwal yang bertugas berhak menilang anggota BMC tersebut. Namun hingga rolling thunder selesai semua berjalan dengan lancar.
Acara selanjutnya sendiri dilanjutkan pada malam hari. Dimulai dengan acara makan malam bersama dengan para anggota BMC dari berbagai kota. Setelah acara makan malam selesai, para perwakilan dari masing-masing DSO diberikan kesempatan untuk mengutarakan visi dan misinya selama empat bulan ke depan kepada para pembina, dan ini baru pertama kali dilakukan pada kopdar di Tasikmalaya kali ini. Dengan forum bertukar pikiran seperti ini diharapkan seluruh keinginan dan unek-unek dari para anggota BMC bisa diketahui dan ditindak oleh para pembina yang ada. Sedangkan acara penutup diisi dengan hiburan dari grup band reggae lokal yang membuat cuaca dingin di Kota Tasikmalaya terasa hangat.[nur/timBX]
