MENU
icon label
image label
blacklogo

Indri Barbie Ajak All Biker Bandung Safety Riding First

SEP 09, 2018@22:00 WIB | 217 Views

BLACKNATION MEET UP 2018 yang dihelat di In & Out Eatery, Bandung menghadirkan sesi tanya jawab dengan pembalap wanita pertama Jawa Barat, Indri Barbie. Sekitar 20 menit menjelang race MotoGP Misano dimulai, panitia memberikan kesempatan kepada pembalap 24 tahun tersebut untuk membagikan pengalaman beradu di lintasan balap dan kesibukannya sehari-hari.

Indri Barbie, pembalap wanita yang mengidolakan Valentino Rossi ini akrab dipanggil penggemarnya dengan nama IBe. Serangkaian seri drag race, road race, adventure dan motor cross pernah ia ikuti. Menurutnya, passion yang ia temukan membalap di lintasan aspal adalah menyalurkan adrenalin.  Dalam mengembangkan adrenalin balapnya, Indri mengaku karakternya dibentuk dan dibimbing oleh tim privat khusus balap.

“Setiap weekend, saya menyaksikan saudara laki-laki saya membalap. Mungkin karena terlalu sering, tumbuh dalam benak saya ingin mencoba apa yang telah dilakukan kaum laki-laki di lintasan balap,” terang perempuan kelahiran Bandung tersebut.

Indri diajarkan naik motor sejak kelas dua jenjang Sekolah Dasar. Selanjutnya, di kelas III, Indri memasuki kelas adventure. Empat tahun berikutnya, atas izin orang tuanya, Indri mulai diperkenankan mengikuti lomba balap melalui tahapan yang cukup susah. “Mungkin karena banyak relasi, akhirnya saya bisa mengikuti race hingga seperti sekarang,” aku mojang Bandung tersebut.

Balap pertama yang berlangsung di Tawang Mas, Semarang pada tahun 2009. Dirinya merasakan syndrome sirkuit yang luar biasa. “Saya merasakan sendiri bagaimana, jantung berdecak kencang saat melihat lampu start,” kenangnya saat membalap pertama melawan pembalap yang mayoritas pria.

Sekarang, Indri mulai menekuni dunia touring. Ia bisa berhari-hari melahap ribuan kilometer dan tentunya jarang di rumah. “Secara personal, keluarga saya sih mengkhawatirkan kondisi saya, terkait cuaca, waktu istirahat dan kesehatan saya. Tapi berhubung itu hobi saya, pasti akan kembali lagi,” kisahnya kepada biker dari berbagai komunitas yang hadir di final BLACKNATION MEET UP 2018.

Dirinya juga telah masuk ke beberapa komunitas motor, seperti Bragajul Motor Custom dan komunitas Yamaha R25. Ketika dikonfirmasi perkembangan dunia otomotif seperti balap, dirinya menanggapi perkembangan dunia balap sudah cukup berbeda disaat ia awal terjun ke dunia balap professional.

“Di Indonesia, anak-anak muda sudah lebih kreatif, seperti di dunia motor custom. Banyak biker sudah riding ke luar negeri,” jelas IBe yang mengaku telah mencoba terjun di Kejurda dan Kejurnas. Atas prestasinya tersebut, dirinya diganjar sebagai pembalap wanita pertama di Jawa Barat. Kebanggaan itulah yang bisa ia tularkan kepada ratusan biker yang hadir di acara Meet Up tersebut.

“Dengan berjalannya waktu, setiap event balap telah dibukakan khusus kelas wanita dan itu sudah beberapa kelas khusus. Jadi dunia balap Indonesia semakin terbuka untuk kaum wanita,” tuturnya.

Salah satu biker perempuan, Claudia dari Learning Indonesia Chapter Bandung bertanya kepada IBe. “Bagaimana mengalahkan stigma negatif kepada kaum wanita?” IBe pun menjawab,”Semua tantangan itu harus dijawab dengan profesionalisme dan prestasi. Posisikan kita (kaum wanita) tidak sebagai boncengers, melainkan dengan prestasi.”

Dirinya sedang mempersiapkan sebuah adventure ke negeri Cina pada akhir tahun 2018. Kepada all biker yang hadir, IBe berharap lebih berhati-hati di jalan, lebih safety dan jaga keselamatan di jalan raya, karena bahaya mengintai dimana saja, saat posisi rider lengah. [Ahs/timBX]

Tags :

#
blacknation meet up,
#
black motor community