

JUN 13, 2016@21:00 WIB | 864 Views
Selama beberapa tahun terakhir, langkah besar telah dibuat dalam menciptakan daun buatan yang mampu menghasilkan energi dari air dan sinar matahari. Pada tahun 2011 daun buatan hemat biaya pertama diciptakan, dan pada tahun 2013, perangkat ini ditingkatkan untuk menyembuhkan diri sendiri dan bekerja dengan air murni. Dan sekarang para peneliti di Harvard telah mengembangkan "bionic leaf 2.0" yang meningkatkan efisiensi sistem di luar kemampuan alam itu sendiri, dan digunakan untuk menghasilkan bahan bakar cair untuk pertama kalinya.

Seperti versi sebelumnya, bionic leaf 2.0 ditempatkan dalam air dan karena menyerap energi matahari, daun ini dapat memisahkan molekul air menjadi komponen gas, hidrogen dan oksigen. Ini dapat dipanen dan digunakan dalam sel bahan bakar untuk menghasilkan listrik, tapi sekarang dengan bantuan sebuah bakteri rekayasa, hidrogen dapat digunakan untuk memproduksi bahan bakar cair.

Dengan katalis baru ini, sistem mampu mengubah sinar matahari menjadi biomassa dengan 10 persen efisiensi, yaitu 10 kali bahkan dari tanaman yang paling efisien.Ini menjadi pencapaian pertama dalam perkembangan teknologi dunia. Proyek bionic leaf 2.0 ini dipimpin oleh Daniel Nocera bersama dengan Pamela Silver, yang merupakan profesor di bidang biochemistry dan sistem biologi di Harvard Medical School.[Clo/timBX]