MENU
icon label
image label
blacklogo

Drone ini Bisa Berubah Bentuk Saat Terbang

FEB 12, 2019@09:00 WIB | 1,090 Views

Para peneliti di University of Zurich dan École polytechnique fédérale de Lausanne (EPFL) telah membuat quadcopter yang dapat berubah bentuk dan ukurannya langsung saat penerbangan.

Drone ini dibangun dengan niat dan tujuan membantu dalam upaya penyelamatan semisal pada lokasi bencana yang kondisinya mungkin sempit tak beraturan. Nah di sinilah peran drone yang dapat berubah bentuk dan ukuran ini.

Seperti yang sering terjadi dalam proyek robot eksperimental di mana para peneliti kerap terinspirasi oleh hewan, konsep drone ini juga terinspirasi hewan, khususnya bagaimana burung dapat melipat sayapnya untuk terbang melalui lorong sempit.

"Solusi kami cukup sederhana dari sudut pandang mekanis, tetapi sangat fleksibel dan sangat otonom, dengan sistem kontrol," kata Davide Falanga, peneliti di University of Zurich. Quadcopter yang mereka kembangkan memiliki empat baling-baling, yang masing-masing dapat berputar secara independen.

Drone ini memiliki konfigurasi bentuk X standar, dengan empat lengan. Menariknya, ketika dihadapkan dengan lorong sempit, ia dapat berubah menjadi bentuk H. Tak hanya itu, ia juga bisa menyusut menjadi bentuk O, dengan lengan terlipat ke tubuhnya.

Lebih kerennya lagi, drone ini juga dapat berubah menjadi bentuk T, memungkinkan kamera onboard yang dipasang pada bingkai pusat untuk sedekat mungkin dengan objek fokusnya.

Sementara model konsepnya sudah cukup meyakinkan, namun para peneliti belum selesai dengan pengembangan drone lipat ini. Mereka ingin meningkatkan struktur drone sehingga dapat sepenuhnya dilipat dalam tiga dimensi, menawarkan lebih banyak bentuk.

Terlebih lagi mereka ingin menciptakan otonomi penuh, alias dapat menyesuaikan perubahan bentuk secara otomatis sesuai kondisi medan yang dilaluinya.

"Tujuan akhirnya adalah untuk membekali  drone ini dengan instruksi otonom yang terintegrasi dengan perintah seperti 'masuki gedung itu, periksa setiap kamar dan kembali,” jelas Davide.

Drone ini diharapkan dapat melakukan perintah secara otonom, menyesuaikan bentuknya jika perlu tanpa dikendalikan secara real time.

Sumber: Berbagai sumber

Foto: Berbagai sumber

Tags :

#
drone,
#
quadcopter